Sabtu, 22 Februari 2020

Resep Telur Dadar Tepung Talbinah yang Sederhana dan Mengenyangkan


Telur dadar adalah salah satu lauk rumahan yang praktis, mudah dibuat, dan cocok untuk berbagai suasana. Saat ingin memasak menu sederhana dengan bahan yang ada di rumah, telur dadar bisa menjadi pilihan yang cepat dan mengenyangkan.

Kali ini saya mencoba membuat telur dadar dengan tambahan tepung talbinah. Talbinah dikenal dalam tradisi kuliner Islam sebagai olahan berbahan dasar jelai atau barley. Biasanya talbinah dibuat menjadi bubur, tetapi pada resep ini saya mencoba mengolahnya sebagai campuran telur dadar.

Hasilnya, telur dadar terasa lebih padat, cukup mengenyangkan, dan cocok disajikan bersama nasi hangat atau sambal.

Bahan-Bahan

  1. Telur ayam 2 butir, kocok lepas

  2. Tepung talbinah 4 sendok makan

  3. Bawang bombai 1 buah, iris kecil

  4. Bawang putih 2 siung, iris kecil

  5. Garam secukupnya

  6. Minyak beras, minyak bekatul, atau rice bran oil secukupnya untuk menggoreng

Cara Membuat Telur Dadar Tepung Talbinah

  1. Pecahkan telur ke dalam mangkuk, lalu kocok lepas.

  2. Masukkan tepung talbinah ke dalam kocokan telur.

  3. Tambahkan garam secukupnya.

  4. Aduk adonan sampai rata dan usahakan tidak ada gumpalan tepung.

  5. Panaskan sedikit minyak di wajan.

  6. Tumis bawang bombai dan bawang putih sebentar sampai layu dan harum.

  7. Matikan kompor, lalu angkat tumisan bawang dan tiriskan sebentar.

  8. Masukkan tumisan bawang ke dalam adonan telur dan tepung talbinah.

  9. Aduk kembali sampai semua bahan tercampur rata.

  10. Panaskan kembali minyak di wajan.

  11. Tuang adonan telur ke dalam wajan, lalu ratakan agar tidak terlalu tebal.

  12. Goreng dengan api kecil hingga sedang agar bagian dalam matang merata.

  13. Setelah bagian bawah matang, balik telur dengan hati-hati.

  14. Goreng sisi lainnya hingga matang dan berwarna kecokelatan.

  15. Angkat, tiriskan, lalu sajikan.

Tips agar Telur Dadar Tidak Mudah Hancur

Karena menggunakan tambahan tepung talbinah, tekstur adonan bisa menjadi lebih padat dibanding telur dadar biasa. Agar hasilnya matang merata, sebaiknya adonan dibuat tidak terlalu tebal saat dituangkan ke wajan.

Gunakan api kecil hingga sedang agar bagian luar tidak cepat gosong sementara bagian dalam belum matang. Jika adonan terasa terlalu kental, Anda bisa menambahkan sedikit air agar lebih mudah diratakan.

Tumis bawang terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke adonan agar aromanya lebih harum dan rasa bawangnya tidak terlalu mentah.

Saran Penyajian

Telur dadar tepung talbinah ini cocok disajikan bersama nasi putih hangat, sambal, lalapan, atau sayur bening. Menu ini juga bisa menjadi lauk praktis ketika ingin memasak cepat dengan bahan sederhana.

Jika ingin rasa lebih gurih, Anda bisa menambahkan daun bawang, cabai iris, atau sedikit lada bubuk sesuai selera.

Kesimpulan

Telur dadar tepung talbinah adalah variasi telur dadar sederhana yang bisa dicoba di rumah. Dengan bahan utama telur, tepung talbinah, bawang bombai, bawang putih, garam, dan minyak untuk menggoreng, menu ini mudah dibuat dan cukup mengenyangkan.

Resep ini cocok untuk lauk rumahan praktis, terutama saat ingin membuat telur dadar dengan tekstur yang sedikit berbeda dari biasanya. Kuncinya adalah mencampur adonan sampai rata, menumis bawang hingga harum, dan menggoreng telur dengan api yang tidak terlalu besar.

Selamat mencoba.

Kamis, 30 Januari 2020

Resep Telur Darkop: Telur Dadar Kopi yang Unik dan Mudah Dibuat


Telur dadar biasanya identik dengan rasa gurih dan asin. Namun, sesekali tidak ada salahnya mencoba kreasi yang berbeda. Kali ini saya mencoba membuat menu unik bernama Telur Darkop, singkatan dari telur dadar kopi.

Ide ini muncul karena aroma kopi sering kali terasa menggoda, terutama ketika melewati tempat yang menjual roti atau makanan bercita rasa kopi. Dari situ, muncul rasa penasaran untuk mencoba memadukan telur dadar dengan kopi bubuk.

Hasilnya memang tidak biasa. Telur dadar kopi memiliki aroma khas kopi dengan rasa gurih yang unik. Resep ini cocok untuk Anda yang suka mencoba menu eksperimen sederhana di rumah.

Bahan-Bahan

  1. Telur ayam 2 butir, kocok lepas

  2. Kopi bubuk secukupnya

  3. Gula aren secukupnya, opsional

  4. Garam secukupnya

  5. Minyak bekatul, minyak beras, atau rice bran oil secukupnya untuk menggoreng

Cara Membuat Telur Darkop

  1. Pecahkan telur ke dalam mangkuk, lalu kocok lepas.

  2. Tambahkan kopi bubuk secukupnya ke dalam adonan telur.

  3. Masukkan sedikit garam.

  4. Jika ingin ada rasa manis ringan, tambahkan gula aren secukupnya.

  5. Kocok kembali hingga semua bahan tercampur rata.

  6. Panaskan minyak di dalam wajan.

  7. Tuang adonan telur ke dalam wajan panas.

  8. Goreng telur dadar hingga bagian bawah matang.

  9. Balik telur dengan hati-hati, lalu goreng sisi lainnya sampai matang.

  10. Angkat, tiriskan, dan sajikan.

Tips Membuat Telur Dadar Kopi

Gunakan kopi bubuk secukupnya saja agar rasa kopi tidak terlalu pahit dan tidak mendominasi rasa telur. Jika baru pertama mencoba, gunakan sedikit kopi terlebih dahulu, lalu sesuaikan pada percobaan berikutnya.

Gula aren bersifat opsional. Jika ingin rasa telur dadar tetap cenderung gurih, gula aren bisa dilewati. Namun, jika ingin rasa yang lebih unik, sedikit gula aren dapat memberi sentuhan manis yang menarik.

Agar hasilnya lebih enak, gunakan api kecil hingga sedang. Api yang terlalu besar bisa membuat bagian luar cepat gosong, sementara bagian dalam telur belum matang merata.

Saran Penyajian

Telur Darkop bisa disajikan sebagai menu eksperimen ringan di rumah. Agar lebih segar, sajikan bersama irisan timun, tomat, atau cabai rawit sesuai selera.

Menu ini juga bisa disantap bersama nasi hangat, terutama jika rasa kopi dibuat tidak terlalu kuat. Jika ingin lebih gurih, Anda bisa menambahkan irisan daun bawang atau sedikit lada bubuk.

Kesimpulan

Telur Darkop atau telur dadar kopi adalah kreasi telur dadar yang unik dan mudah dibuat. Dengan bahan sederhana seperti telur, kopi bubuk, garam, gula aren, dan minyak goreng, Anda bisa mencoba variasi menu yang berbeda dari telur dadar biasa.

Rasa dan aromanya mungkin tidak umum, tetapi justru di situlah letak keunikannya. Resep ini cocok untuk Anda yang suka bereksperimen dengan bahan-bahan sederhana di dapur.

Selamat mencoba.

Rabu, 29 Januari 2020

Resep Telur Dadar Siram Bumbu Rujak Petis Madura


Telur dadar biasanya disajikan sebagai lauk sederhana bersama nasi hangat. Namun, kali ini saya mencoba membuat kreasi yang sedikit berbeda, yaitu telur dadar yang dipadukan dengan bumbu rujak petis.

Resep ini terinspirasi dari rasa rujak yang pedas, manis, gurih, dan segar. Perpaduan telur dadar dengan potongan tomat, timun, tauge, cabai rawit, gula jawa, dan petis Madura menghasilkan rasa yang unik sekaligus menggugah selera.

Saya menyebutnya sebagai telur dadar “selingkuh” dengan rujak, karena telur dadar yang biasanya gurih kali ini dipertemukan dengan bumbu rujak yang segar dan pedas. Hasilnya sederhana, tetapi cukup menarik untuk dicoba di rumah.

Bahan-Bahan

  1. Telur ayam 2 butir, kocok lepas

  2. Tomat 1 buah, iris dadu

  3. Timun 1 buah, iris dadu

  4. Kecambah atau tauge secukupnya

  5. Cabai rawit 5 buah, atau sesuai selera pedas

  6. Petis Madura atau petis ikan 1/2 sendok makan

  7. Gula jawa, gula aren, atau gula kelapa secukupnya

  8. Minyak beras, minyak bekatul, atau rice bran oil secukupnya untuk menggoreng

  9. Garam secukupnya

  10. Lada bubuk secukupnya

Cara Membuat Telur Dadar Bumbu Rujak Petis

  1. Siapkan cabai rawit, lalu ulek hingga cukup halus.

  2. Tambahkan gula jawa, kemudian ulek kembali sampai tercampur.

  3. Masukkan petis Madura, lalu ulek sampai bumbu menyatu dan teksturnya menjadi kental.

  4. Masukkan potongan tomat, timun, dan tauge ke dalam ulekan.

  5. Aduk perlahan sampai air dari tomat dan timun keluar, sehingga bumbu rujak menjadi lebih cair dan menyatu.

  6. Diamkan sebentar agar rasa bumbu meresap ke potongan sayuran.

  7. Kocok lepas telur, lalu tambahkan garam dan lada bubuk secukupnya.

  8. Panaskan minyak di dalam wajan.

  9. Tuang adonan telur ke dalam wajan panas.

  10. Goreng telur dadar hingga matang di kedua sisi.

  11. Matikan kompor, lalu angkat telur dadar.

  12. Gulung telur dadar, kemudian potong menjadi dua bagian atau sesuai selera.

  13. Masukkan potongan telur dadar ke dalam ulekan berisi bumbu rujak petis.

  14. Siram telur dengan bumbu rujak hingga merata.

  15. Diamkan sebentar agar bumbu sedikit meresap.

  16. Sajikan telur dadar siram bumbu rujak petis selagi segar.

Tips agar Rasanya Lebih Enak

Gunakan petis secukupnya agar rasanya tidak terlalu dominan. Petis Madura memiliki rasa gurih yang kuat, sehingga sebaiknya ditambahkan sedikit demi sedikit sambil menyesuaikan rasa.

Tomat dan timun membantu membuat bumbu lebih segar. Saat diaduk bersama bumbu, keduanya akan mengeluarkan air alami yang membuat tekstur bumbu menjadi lebih ringan.

Jika ingin rasa lebih pedas, jumlah cabai rawit bisa ditambah. Namun, jika ingin rasa yang lebih ramah di lidah, cukup gunakan sedikit cabai rawit atau buang sebagian bijinya.

Telur dadar sebaiknya tidak digoreng terlalu kering agar lebih mudah menyerap bumbu rujak petis. Namun, jika suka tekstur renyah, telur bisa digoreng sedikit lebih garing di bagian pinggirnya.

Saran Penyajian

Telur dadar siram bumbu rujak petis ini cocok disajikan sebagai lauk unik untuk makan siang atau makan malam. Hidangan ini bisa disantap langsung atau dipadukan dengan nasi hangat.

Agar lebih lengkap, Anda bisa menyajikannya bersama lalapan, kerupuk, atau tambahan sayuran segar sesuai selera. Rasa pedas, manis, gurih, dan segar dari bumbu rujak membuat telur dadar sederhana terasa lebih berbeda.

Kesimpulan

Telur dadar siram bumbu rujak petis Madura adalah kreasi sederhana yang memadukan rasa gurih telur dengan bumbu rujak yang pedas, manis, dan segar. Bahan-bahannya mudah ditemukan, cara membuatnya praktis, dan cocok untuk Anda yang ingin mencoba variasi telur dadar yang tidak biasa.

Dengan tambahan tomat, timun, tauge, cabai rawit, gula jawa, dan petis Madura, telur dadar biasa bisa berubah menjadi menu rumahan yang unik dan menggugah selera.

Selamat mencoba.

Selasa, 28 Januari 2020

Resep Telur Dadar Kecap Saus Tiram Pedas Manis


Telur dadar adalah salah satu lauk rumahan yang sederhana, praktis, dan mudah dibuat. Bahan utamanya murah, proses memasaknya cepat, tetapi tetap bisa diolah menjadi menu yang lezat.

Kali ini saya mencoba membuat telur dadar dengan bumbu kecap manis dan saus tiram. Rasanya gurih, manis, sedikit asin, dan bisa dibuat pedas dengan tambahan cabai rawit. Menu ini cocok untuk lauk makan harian, terutama saat ingin memasak sesuatu yang cepat tetapi tetap menggugah selera.

Agar lebih segar, resep ini juga menggunakan irisan timun dan tomat. Keduanya memberi tekstur dan rasa yang lebih ringan pada bumbu kecap saus tiram.

Bahan-Bahan

  1. Telur ayam 2 butir, kocok lepas

  2. Bawang merah 5 siung, cincang halus

  3. Bawang putih 3 siung, cincang halus

  4. Timun 1 buah, iris tipis

  5. Tomat 1 buah, iris dadu

  6. Cabai rawit 6 buah, atau sesuai selera pedas

  7. Kecap manis 2 sendok makan

  8. Saus tiram 1 sendok makan

  9. Kecap asin 1/2 sendok teh

  10. Garam secukupnya

  11. Lada bubuk secukupnya

  12. Minyak beras, minyak bekatul, atau rice bran oil secukupnya untuk menggoreng dan menumis

  13. Air sekitar 1/4 cangkir kecil

Cara Membuat Telur Dadar Kecap Saus Tiram

  1. Pecahkan telur ke dalam mangkuk, lalu kocok lepas.

  2. Tambahkan sedikit garam dan lada bubuk, kemudian aduk rata.

  3. Panaskan minyak di dalam wajan.

  4. Tuang adonan telur ke dalam wajan panas.

  5. Goreng telur dadar hingga matang, lalu angkat dan sisihkan sementara.

  6. Panaskan kembali sedikit minyak di wajan.

  7. Masukkan bawang merah dan bawang putih yang sudah dicincang.

  8. Tumis hingga tercium aroma harum.

  9. Masukkan irisan cabai rawit, lalu aduk sebentar.

  10. Tambahkan kecap manis, saus tiram, dan kecap asin.

  11. Tuang sedikit air, sekitar 1/4 cangkir kecil, lalu aduk hingga bumbu tercampur rata.

  12. Masukkan potongan timun dan tomat.

  13. Aduk sebentar agar timun dan tomat tercampur dengan bumbu.

  14. Masukkan telur dadar ke dalam wajan.

  15. Siram-siram telur dengan bumbu agar lebih meresap.

  16. Koreksi rasa. Jika diperlukan, tambahkan sedikit garam, lada, kecap manis, kecap asin, atau saus tiram sesuai selera.

  17. Setelah bumbu meresap dan kuah sedikit menyusut, matikan kompor.

  18. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Tips agar Telur Dadar Lebih Enak

Agar telur dadar tidak terlalu kering, goreng telur sampai matang tetapi jangan terlalu lama. Telur yang masih cukup lembut akan lebih mudah menyerap bumbu kecap saus tiram.

Gunakan cabai rawit sesuai selera. Jika ingin rasa pedas yang lebih kuat, cabai bisa diiris kecil agar aromanya lebih keluar. Jika ingin rasa lebih ringan, jumlah cabai bisa dikurangi.

Timun dan tomat sebaiknya dimasukkan menjelang akhir proses memasak. Tujuannya agar teksturnya tetap segar dan tidak terlalu lembek.

Saus tiram dan kecap asin sudah memiliki rasa asin, jadi garam sebaiknya ditambahkan sedikit saja setelah koreksi rasa.

Saran Penyajian

Telur dadar kecap saus tiram ini paling nikmat disajikan bersama nasi putih hangat. Menu ini juga cocok dipadukan dengan sayur bening, tumis kangkung, capcay, atau lalapan sederhana.

Jika ingin tampilan lebih menarik, Anda bisa menambahkan taburan daun bawang atau bawang goreng sebelum disajikan.

Kesimpulan

Telur dadar kecap saus tiram adalah menu rumahan yang praktis, murah, dan mudah dibuat. Perpaduan telur, bawang, cabai, kecap manis, saus tiram, kecap asin, timun, dan tomat menghasilkan rasa pedas manis gurih yang cocok untuk lauk harian.

Dengan bahan sederhana dan waktu memasak yang singkat, resep ini bisa menjadi pilihan saat ingin membuat lauk cepat tanpa proses yang rumit.

Selamat mencoba.

Jumat, 17 Januari 2020

Doa Ketika Terbangun dari Tidur pada Malam Hari dan Keutamaannya


Pernahkah kita terbangun tiba-tiba pada malam hari? Kadang seseorang terbangun karena mimpi, suara tertentu, rasa gelisah, atau tanpa sebab yang jelas. Dalam keadaan seperti itu, sering kali seseorang hanya berbalik posisi lalu tidur kembali.

Padahal, dalam Islam terdapat amalan sunnah yang sangat indah ketika seseorang terbangun pada malam hari. Amalan itu adalah membaca zikir dan doa yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ.

Doa ini singkat, mudah dihafal, dan memiliki keutamaan yang besar. Dalam hadis disebutkan bahwa siapa yang membacanya ketika terbangun pada malam hari, lalu memohon ampun kepada Allah, maka ia akan diampuni. Jika ia berdoa, doanya akan dikabulkan. Jika ia berwudhu lalu melaksanakan shalat, shalatnya akan diterima.

Ini adalah kesempatan berharga yang sering terlewatkan. Malam hari, ketika suasana tenang dan hati lebih mudah tunduk, dapat menjadi waktu untuk mengingat Allah, memohon ampun, dan memperbaiki hubungan dengan-Nya.

Hadis tentang Doa Ketika Terbangun pada Malam Hari

Dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda:

“Barang siapa yang terbangun dari tidurnya pada malam hari, kemudian dia mengucapkan:

‘La ilaha illallah wahdahu la syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syay-in qadir. Alhamdulillah, wa subhanallah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar, wa la hawla wa la quwwata illa billah.’

Kemudian dia berkata, ‘Ya Allah, ampunilah aku,’ atau dia berdoa, maka akan dikabulkan. Jika dia berwudhu lalu melaksanakan shalat, maka shalatnya akan diterima.”

Hadis ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan juga disebutkan dalam beberapa kitab hadis lainnya.

Hadis ini menunjukkan bahwa saat seseorang terbangun pada malam hari, ia dapat menjadikan momen itu sebagai kesempatan untuk berzikir, beristighfar, berdoa, dan melaksanakan shalat sunnah jika mampu.

Bacaan Doa dalam Bahasa Arab

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، الحَمْدُ للهِ، وَسُبْحَانَ اللهِ، وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

Bacaan Latin

La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘ala kulli syay-in qadir. Alhamdulillah, wa subhanallah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar, wa la hawla wa la quwwata illa billah.

Arti Doa

“Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan milik-Nya segala pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Segala puji bagi Allah. Mahasuci Allah. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah. Allah Mahabesar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Keutamaan Doa Ini

Doa dan zikir ini memiliki beberapa keutamaan besar sebagaimana disebutkan dalam hadis.

1. Jika memohon ampun, Allah akan mengampuni

Setelah membaca zikir tersebut, seseorang dianjurkan memohon ampun kepada Allah. Misalnya dengan membaca:

Allahummaghfirli
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku.”

Hadis menyebutkan bahwa jika ia meminta ampun, maka ia akan diampuni. Ini menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah bagi hamba yang mengingat-Nya.

2. Jika berdoa, doanya akan dikabulkan

Setelah membaca zikir ini, seseorang dapat memanjatkan doa apa pun yang baik. Ia bisa memohon kebaikan dunia, kebaikan akhirat, perlindungan dari keburukan, kemudahan urusan, kesembuhan, ketenangan hati, atau hidayah untuk dirinya dan keluarganya.

Waktu terbangun pada malam hari dapat menjadi momen yang sangat baik untuk berdoa karena suasana lebih tenang dan hati lebih mudah khusyuk.

3. Jika berwudhu dan shalat, shalatnya diterima

Hadis tersebut juga menyebutkan bahwa jika setelah membaca zikir ini seseorang berwudhu lalu melaksanakan shalat, maka shalatnya diterima.

Ini menjadi motivasi bagi kita untuk tidak menyia-nyiakan waktu terbangun pada malam hari. Jika tubuh mampu dan tidak terlalu mengantuk, maka berwudhu dan shalat sunnah dua rakaat dapat menjadi amalan yang sangat bernilai.

Cara Mengamalkannya

Amalan ini sangat sederhana. Ketika terbangun pada malam hari, lakukan langkah berikut:

  1. sadar dan ingat kepada Allah;
  2. baca zikir yang diajarkan dalam hadis;
  3. lanjutkan dengan istighfar, misalnya “Allahummaghfirli”;
  4. panjatkan doa yang diinginkan;
  5. jika mampu, ambil wudhu;
  6. laksanakan shalat sunnah dua rakaat atau lebih sesuai kemampuan.

Tidak perlu menunggu waktu lama. Jika belum mampu shalat karena sangat mengantuk, minimal bacalah zikir dan istighfar tersebut. Semoga Allah memberi pahala dan ampunan.

Mengapa Momen Terbangun Malam Hari Begitu Berharga?

Malam hari adalah waktu yang istimewa dalam Islam. Banyak ayat dan hadis yang menunjukkan keutamaan ibadah malam. Saat manusia lain tertidur, seorang hamba dapat bermunajat kepada Allah dalam keadaan lebih tenang dan jauh dari kesibukan dunia.

Terbangun pada malam hari bisa menjadi pengingat dari Allah. Daripada langsung kembali tidur, alangkah baiknya jika kita mengisi beberapa detik dengan zikir.

Amalan ini juga sangat ringan. Tidak membutuhkan tenaga besar. Tidak memerlukan waktu lama. Namun, keutamaannya sangat besar.

Tips agar Mudah Menghafalnya

Karena doanya cukup panjang bagi sebagian orang, berikut cara mudah menghafalnya:

Pertama, hafalkan bagian tauhid:

La ilaha illallah wahdahu la syarika lah.

Kedua, hafalkan bagian pujian:

Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syay-in qadir.

Ketiga, hafalkan rangkaian zikir:

Alhamdulillah, subhanallah, la ilaha illallah, Allahu akbar.

Keempat, hafalkan penutup:

Wa la hawla wa la quwwata illa billah.

Jika dibagi menjadi beberapa bagian, doa ini akan lebih mudah diingat.

Doa Setelah Membaca Zikir

Setelah membaca zikir tersebut, kita dapat membaca doa pendek:

Allahummaghfirli.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku.”

Kemudian boleh dilanjutkan dengan doa lain, misalnya:

“Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, rahmatilah aku, perbaikilah urusanku, berikanlah aku kesehatan, rezeki yang halal, hati yang tenang, keluarga yang saleh, dan akhir hidup yang baik.”

Doa dapat disampaikan dengan bahasa Arab atau bahasa yang dipahami. Yang penting isinya baik dan tidak mengandung sesuatu yang dilarang.

Jangan Meremehkan Amalan Ringan

Dalam Islam, banyak amalan ringan yang memiliki pahala besar. Kadang kita meremehkan sesuatu karena terlihat kecil, padahal di sisi Allah nilainya besar.

Membaca zikir ketika terbangun malam hari adalah salah satu contohnya. Amalan ini tidak memerlukan biaya, tidak memerlukan persiapan panjang, dan dapat dilakukan siapa saja.

Namun, karena ringan, justru sering dilupakan.

Semoga setelah mengetahui hadis ini, kita dapat lebih bersemangat mengamalkannya.

Penutup

Terbangun pada malam hari bukan sekadar gangguan tidur. Bagi seorang Muslim, momen itu dapat menjadi kesempatan untuk mengingat Allah, memohon ampun, berdoa, dan melaksanakan shalat sunnah jika mampu.

Rasulullah ﷺ telah mengajarkan zikir yang sangat mulia untuk dibaca saat seseorang terbangun dari tidur pada malam hari. Jika setelah membacanya ia memohon ampun, maka Allah mengampuninya. Jika ia berdoa, maka doanya dikabulkan. Jika ia berwudhu lalu shalat, maka shalatnya diterima.

Semoga Allah memudahkan kita untuk mengamalkan sunnah ini, menghidupkan malam dengan zikir dan doa, serta menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang selalu mengingat-Nya.

Wallahu a‘lam.

Sumber Hadis

Hadis dari ‘Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu ‘anhu tentang doa ketika terbangun pada malam hari diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan disebutkan pula dalam riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah.