Rabu, 05 Desember 2012

MASYARAKAT BIJAK, MASYARAKAT HEMAT ENERGI

Ribuan program penghematan energi dan pelestarian lingkungan telah digembar-gemborkan. Jutaan dolar telah dihabiskan untuk pengembangan infrastruktur dan juga untuk inovasi teknologi ramah lingkungan. Berbagai macam regulasi untuk mendukung program pengurangan emisi dan insentif penggunaan energi alternatif juga telah disahkan. Namun, ternyata semuanya belum mampu secara maksimal mencapai tujuannya. Konsumsi energi masih tinggi sedangkan produktivitas masih rendah. Belanja Negara membengkak, hutang bertambah. Salah satu penyebabnya adalah kesadaran sebagian besar masyarakat yang masih sangat rendah untuk menghemat energi.

Aspek ekonomi dan jaminan ketersediaan layanan yang berkualitas masih menjadi pertimbangan utama bagi masyarakat pengguna energi alternatif. Bahan bakar alternatif dinilai masih mahal dan terbatas. Minimnya infrastruktur, rendahnya kualitas pelayanan publik, birokrasi yang berbelit-belit merupakan beberapa penghambat lainnya yang membuat masyarakat enggan beralih ke energi alternatif.

Kesadaran masyarakat tidak bisa terbentuk dengan baik apabila tidak diiringi oleh komitmen Pemerintah. Sebagai penentu kebijakan dan pendorong pelaksanaannya, Pemerintah harus mampu memahami kondisi masyarakatnya. Masyarakat membutuhkan jaminan ketersediaan pelayanan sarana dan prasarana yang memanfaatakan energi alternatif yang murah dan berkualitas.

Di sisi lain, Pemerintah juga perlu untuk menumbuhkan dan mengembangkan secara langsung kesadaran masyarakat secara personal. Kesadaran masyarakat secara personal ini merupakan inti dari upaya penghematan energi. Masyarakat adalah subjek pengguna energi. Cara mereka mengkonsumsi energi merupakan faktor yang menentukan dalam pencapaian target penghematan energi dan pengurangan emisi. Dalam hal ini, Pemerintah perlu mendorong masyarakat agar lebih bijak dalam pemanfaatan energi. Jadinya, ini seperti upaya menghubungkan kegiatan bagian atas dan kegiatan bagian bawah dimana diharapkan keduanya bisa bertemu di tengah-tengah.

Kebijaksanaan masyarakat secara personal dapat ditumbuhkan dan dikembangkan melalui edukasi yang sistematis. Tidaklah cukup apabila penyadaran hanya dilakukan dengan seminar, training, workshop, penyuluhan atau melalui bangku sekolah dan perkuliahan. Sebenarnya, hal yang seringkali dilupakan dalam proses pendidikan adalah pembelajaran melalui keteladanan. Melalui keteladanan, proses peningkatan kebijaksanaan dan kesadaran masyarakat bisa diakselerasi.

Bayangkan saja, apabila para petinggi lembaga pemerintahan, petinggi perusahaan swasta dan perusahaan nasional, tokoh masyarakat, artis dan selebritis, semuanya kompak dan konsisten untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi. Akan tambah lebih semarak lagi jika mereka juga berdedikasi untuk menggunakan bahan bakar alternatif seperti gas dan biofuel. Tentu gerakan keteladanan ini akan menular dengan cepat kapada masyarakat bagian bawah.

Lebih jauh lagi, sungguh akan mendapat apresiasi yang tinggi apabila public figure tersebut bisa merakyat dengan lebih memilih menggunakan sarana transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi. Masyarakat tentu akan mengikuti. Selain bisa mengurangi kepadatan lalu lintas, secara otomatis hal ini juga dapat mengurangi konsumsi BBM yang semakin meningkat permintaannya dari tahun ke tahun. Subsidi BBM pun dapat ditekan dan dapat dialihkan untuk penyediaan sarana infrastruktur dan biaya inovasi pengembangan teknologi ramah lingkungan serta energi alternatif. Tidak hanya itu saja, berhubung para public figure ini selalu menjadi sorotan media, maka pembangunan infrastruktur bisa terpicu untuk dilakukan lebih serius dan lebih cepat.

Inilah yang disebut pertemuan di tengah-tengah, antara bagian atas dan bagian bawah. Kebijaksanaan Pemerintah yang dipadukan dengan kebijaksanaan masyarakat secara personal akan mampu menciptakan sinergi dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Budaya hemat energi akan terbentuk secara otomatis.

Senin, 22 Oktober 2012

FASOBRUN JAMIL (BERSABAR ITU INDAH)

Seringkali hidup terasa sangat berat dan terasa sangat sulit. Usaha maksimal sudah dilakukan. Doa khusuk senantiasa dipanjatkan. Namun cobaan dan kesulitan hidup tidak kunjung hilang. Malah semakin datang silih berganti laksana ombak di tepi pantai yang hempasan gelombangnya tidak pernah berhenti.

Dalam kondisi seperti itu tiada upaya yang bisa dilakukan kecuali hanya bisa bersabar dan berpikir positif terhadap cobaan yang menimpa kita. Bersabar merupakan usaha terakhir yang harus dilakukan sebagai hamba Allah yang beriman ketika menemui ketetapan Allah tidak sesuai dengan harapan. Selain itu, sambil lalu kita harus tetap berikhtiar, mencari-cari celah penyelesaian dari konflik yang seolah tak berujung.

Fasobrun Jamil, artinya sabar itu indah. Sabar merupakan bunga-bunga keimanan. Semakin bersabar semakin indah.

Untuk bisa bersabar dengan benar perlu pemahaman yang benar mengenai cobaan dan musibah. Kita dapat mempelajarinya dari Al Quran dan Al Hadis.

Pemahaman yang benar mengenai musibah, adalah dengan meyakini bahwa segala sesuatunya terjadi atas Izin Allah.

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Yunus:107)

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah:155)

Allah tidak pernah menzalimi hambaNYA, tetapi hambaNYA itulah yang seringkali menzalimi dirinya sendiri.

Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya". Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka): "Rasakanlah olehmu azab yang membakar.(Azab) yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan tanganmu sendiri, dan bahwasanya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-hamba-Nya. (QS. Ali Imron: 181 - 182)

Sesungguhnya Allah tidaklah berbuat zalim walau seberat semut yang kecil.” (An-Nisa: 40)

Dalam hadits qudsi, Allah berfirman: “Wahai hamba-hamba-Ku sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman atas diri-Ku…” (HR. Muslim)

Setiap orang yang beriman akan diberi cobaan untuk menguji kadar keimanannya. Selayaknya emas yang perlu disepuh agar semakin tinggi kadar kemurniannya.

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (QS. Al Baqarah:214)

Semakin besar cobaan yang menimpa kita, terdapat potensi pahala yang besar pula apabila kita bersabar dalam menghadapinya dan tetap tegar untuk bisa memperjuangkan kebaikan. Cobaan yang diberikan Allah adalah bentuk cinta Allah kepada kita agar kita bisa meningkatkan derajat diri kita di sisi-Nya. Seperti halnya ujian naik kelas. Apabila kita lulus, maka kita akan naik kelasnya.

“Sesungguhnya pahala yang besar itu, bersama dengan cobaan yang besar pula. Dan apabila Allah mencintai suatu kaum maka Allah akan menimpakan musibah kepada mereka. Barangsiapa yang ridha maka Allah akan ridha kepadanya. Dan barangsiapa yang murka, maka murka pula yang akan didapatkannya.” (HR. Tirmidzi, dihasankan al-Albani dalam as-Shahihah [146]).

Kesabaran akan semakin membuat kita sebagai orang atau kaum yang kuat dan tangguh. Sebagai gambaran, dalam periode dakwah Nabi Muhammad yang selama 23 tahun, kita tahu bahwa awalnya Beliau berdakwah di Mekkah (periode Mekah)selama 13 tahun. Selama 13 tahun ini beliau dan para sahabat mulai berdakwah secara sembunyi-sembunyi hingga kemudian secara terang-terangan. Selama berdakwah di Mekkah ini beliau dan para sahabat mendapat penolakan dan bahkan penganiayaan serta siksaan.

Baru kemudian ketika hijrah ke Madinah, kamu muslimin mendapat kekuatan sedikit demi sedikit. Lalu akhirnya kekuatan pun dimiliki dan mampu membela diri walaupun dengan angkatan perang dan persenjataan yang terbatas. Pada akhirnya Mekkah berhasil ditaklukkan. Kekuasaan Islam pun semakin meluas dan menjadi pelita bagi peradaban manusia yang sebelumnya berada dalam periode jahiliyah atau dark age. Begitulah keindahan bersabar dalam memperjuangkan kebaikan.

Disebutkan bahwa kekuatan seorang yang sabar adalah setara dengan 100 orang musuh.

Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antaramu, mereka dapat mengalahkan seribu daripada orang-orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti. (QS. Al Anfaal:65)

Allah telah menjanjikan bahwa orang yang sabar pada akhirnya akan menang. Jadi, kita tidak boleh berputus harapan.

Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridaan Tuhannya, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (QS. Ar Ra’du:22)

Orang-orang yang sabar akan memiliki sifat-sifat kebaikan. Mereka yang sabar akan memiliki keberuntungan yang besar di dunia dan akhirat.

Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. (QS. Fushilat:35)

“Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin itu. Semua urusannya baik baginya. Hal itu hanya dimiliki orang yang beriman. Jika dia memperoleh nikmat, dia bersyukur dan itu baik baginya. Jika ditimpa kesulitan, dia bersabar dan itu baik baginya.”(HR. Muslim)

Setiap kesulitan hidup yang kita alami merupakan penghapus dosa bagi mereka yang bersabar. Selain itu ada hikmah yang bisa dipetik.

"Tak seorang muslim pun yang ditimpa gangguan semisal tusukan duri atau yang lebih berat daripadanya, melainkan dengan ujian itu Allah menghapuskan perbuatan buruknya serta menggugurkan dosa-dosanya sebagaimana pohon kayu yang menggugurkan daun-daunnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dengan demikian, kesabaran merupakan suatu bentuk komponen keimanan kita kepada Allah. Setiap orang yang beriman haruslah menerima ketentuan Allah mengenai adanya cobaan dan musibah yang akan menimpa setiap manusia.

Allah berfirman dalam hadits Qudsi : ”Akulah Allah, tiada Tuhan melainkan Aku. Siapa saja yang tidak sabar menerima cobaan dari-Ku, tidak bersyukur atas nikmat-Ku dan tidak ridha dengan ketentuan-Ku, maka bertuhanlah kepada Tuhan selain Aku.” (hadist ini diriwatkan oleh al-Thabrani dalam Al-Mu’jam al-Kabir melalui jalur Abu Hind al-Dari)

Jumat, 19 Oktober 2012

KAPAL KEHIDUPAN


Mengarungi kehidupan adalah seperti berlayar mengarungi lautan yang luas menuju suatu pulau impian. Kapal adalah diri kita, lautan adalah dunia dan segala pernak-perniknya, sedangkan pulau impian yang kita tuju adalah surga yang dijanjikan oleh Allah.

Dalam berlayar tentu dibutuhkan kemampuan navigasi yang baik. Kita bisa meningkatkan ilmu navigasi kita dengan mempelajari manual book navigasi kehidupan, yaitu Al Quran dan Sunnah Rasulullah. Mereka yang tidak taat pada manual book ini tentu akan tersesat dan tidak mampu mencapai tanah impian. Bahkan bisa saja kapalnya karam di tengah perjalanan, ditelan badai dan ombak yang ditemuinya selama pelayaran atau menabrak kapal lainnya.

Kita harus pandai-pandai membaca karakteristik lautan dimana kita berlayar. Lautan adalah dunia, dimana merupakan sarana untuk menuju tanah impian kita. Kita perlu tahu besar ombaknya, besar arusnya, dan juga perkiraan kedalamannya. Kita juga perlu tahu kondisi anginnya, rawan badai atau tidak, dan juga kadungan lautan tersebut apakah banyak ikannya, banyak hiunya, atau banyak mutiaranya.

Apabila kita tidak pandai membaca karakteristik lautan dimana kita berlayar, maka kapal kita terancam menemui kesulitan. Kita bisa kelebihan muatan karena terlalu tamak mengangkut kandungan laut, atau malah bisa berbuat bodoh dengan memasukkan air laut ke dalam kapal kita. Sekali lagi, kemampuan untuk membaca karakteristik lautan dapat diperoleh juga dengan mempelajari ilmu navigasi.

Dengan demikian, apabila kita ingin sampai tempat tujuan dengan selamat, kita harus pelajari dan amalkan kitab navigasi kehidupan, Al Quran dan As Sunnah.

Minggu, 24 Juni 2012

KISAH LUKMANUL HAKIM DAN ANAKNYA

Ada sebuah kisah mengenai kisah Lukmanul Hakim dan anaknya yang pernah saya dengar. Kurang lebih seperti berikut ini ceritanya:

Suatu hari Lukamnul Hakim yang sudah tua melakukan perjalanan beserta anaknya yang masih bocah, serta seekor keledai kurus yang menjadi tunggangan mereka secara bergantian. Mereka hendak menuju suatu tempat yang sangat jauh dari kampung halaman, dan harus melalui beberapa kota besar.

Suatu ketika rombongan tiga mahluk ini sampailah pada sebuah pasar yang sangat ramai. Pada Saat itu, Lukman sedang menunggangi keledai, sedangkan si Anak menuntun keledai itu menyusuri keramaian pasar. Sayup-sayup terdengarlah komentar-komentar dari orang-orang pasar mengenai rombongan ini.

“Pak Tua itu tega sekali, anaknya yang masih kecil disuruh jalan, sedangkan dia sendiri menunggangi keledai yang sudah kurus itu”.

“Masak anak kecil disuruh jalan, sementara orang tuanya berleha-leha di atas keledai?!”

Komentar-komentar tidak bertanggung jawab ini sambung menyambung ala komunitas pasar. Lama-lama semakin tidak mengenakkan juga di telinga Lukman beserta anaknya itu. Belum lagi dengan sejumlah orag pasar yang memandangi mereka dengan sinis. Tidak tahan dengan omongan orang-orang pasar, Lukman berkata kepada anaknya, “Nak, Ayah turun ya, biar kamu saja yang menunggangi keledai!”

Si anak yang masih bocah, manggut-manggut dengan polos, menuruti perintah ayahanda yang sangat dicintainya. Maka seketika itu, berubahlah formasi rombongan. Si Anak menunggangi keledai, sedangkan Lukman menuntun keledai itu, melanjutkan perjalanan menyusuri keramaian pasar.

Tidak lama berselang, komentar-komentar dari orang-orang pasar kembali muncul.
“Wah, Anak kecil itu sungguh tidak berbakti, masak bapak setua itu disuruh jalan”
“Mau jadi apa kalo besar nanti anak itu?”
“Anak kecil itu apa tidak kasihan pada orang tuanya yang sudah lanjut usia?”
“Bapak tua itu kok terlalu memanjakan anaknya”

Semakin bermacam-macam komentar-komentar orang pasar. Ada yang terdengar sayup-sayup, ada juga yang tanpa sopan santun menghardik. Semakin banyak pula orang-orang sekitar yang termakan dengan komentar orang pasar dan akhirnya menyerang rombongan tak berdosa itu dengan pandangan yang sangat sinis.

"Baiklah nak, barangkali sebaiknya ayah juga naik keledainya, ya"

Lukman pun naik ke pundak keledai, berbagi dengan anaknya. si Keledai meringkik, hendak berteriak karena beban berat yang diembannya. Namun apa mau dikata, diapun tidak bisa protes. Maka berlanjutlah perjalanan si keledai malang itu dengan dua penunggang di pundaknya.

Melihat hal ini, orang-orang pasar kembali berkomentar,
"Wah, kasihan sekali keledainya ya, sudah kurus masih saja ditunggangi"
"Raja tega!"
"Duh, bagaimana sih Pak Tua dan bocah ini? kejam sekali sama keledai yang sudah kurus kerempeng itu"

Mendangar komentar masyarakat yang masih saja sinis, Lukman dan anaknya yang tidak berdosa semakin tidak tahu harus berbuat apa lagi. Beruntung si keledai karena tidak mengerti bahasa manusia. Telinga Lukman semakin panas. Matanya juga tambah panas karena diserang secara kejam dengan pandangan-pandangan tajam yang menusuk sampai ke dada.

“Sudah Nak, kita bersabar aja ya" lanjut dia, "nah sekarang Anak turun dulu dari keledai, ya!”

Ketika si Anak sudah turun dari keledai, maka Lukman pun mengangkat si keledai seperti mengangkat sebuah hewan buruan. Dia menggendong keledai itu. Keledai kurus yang sudah sangat jinak itu pun seperti pasrah saja pada tuannya. Tangan kanan Lukman mendekap keledai agar tidak berubah posisi di bahunya.

Setelah posisi keledai itu pakem, lalu Lukman menggandeng tangan si anak dengan tangan kirinya, menyusuri kembali keramaian pasar yang seolah-olah tidak ada ujungnya itu. Kali ini Lukman bersikap cuek-cuek aja dan berjalan dengan percaya diri. Maka formasi rombongan yang aneh inipun menjadi bahan tertawaan orang-orang pasar.

“Wah..wah..wah…Bapak dan Anak ini sepertinya sudah gila, masak keledai digendong?!”
“Rombongan yang aneh”

Ya begitulah kalo menuruti kemauan orang-orang kebanyakan yang tidak berilmu. Bisanya mereka hanya berkomentar ngalor-ngidul, tidak karuan, sekehendak hatinya. Dijamin, di mata mereka, kita tidak akan pernah tampak benar, salah terus.

Berbeda halnya dengan Lukmanul Hakim yang merupakan hamba Allah yang sholeh dan berilmu serta diabadikan sebagai nama surat dalam Al Quran, Surat Lukman. Dalam surat Lukman, terdapat beberapa catatan mengenai pesan Lukman kepada anaknya(QS. Luqman: 13-19)"

“13. Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".

14. Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

15. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

16. (Luqman berkata): "Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

17. Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).

18. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

19. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu.Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

Wasiat-wasiat Luqman lainnya:
Selain dalam ayat al-Qur’an, Luqman juga mempunyai banyak wasiat. Wahab bin Munabbih pernah menuturkan: “Saya membaca hikmah Luqman yang jumlahnya lebih dari 10 ribu bab”.

Dalam bukunya Min Washaya al-Qur’an al-Karim (1/31-33), Muhammad al-Anwar Ahmad Baltagi, mengutip sebuah riwayat dari Malik bin Anas bahwasannya Luqman pernah menasehati putranya di bawah ini:

01 - Hai anakku: ketahuilah, sesungguhnya dunia ini bagaikan lautan yang dalam, banyak manusia yang karam ke dalamnya. Bila engkau ingin selamat, layarilah lautan itu dengan sampan yang bernama takwa, isinya adalah iman dan layarnya adalah tawakal kepada Allah.

02 - Orang - orang yang sentiasa menyediakan dirinya untuk menerima nasihat, maka dirinya akan mendapat penjagaan dari Allah. Orang yang insaf dan sadar setelah menerima nasihat orang lain, dia akan sentiasa menerima kemulian dari Allah juga.

03 - Hai anakku; orang yang merasa dirinya hina dan rendah diri dalam beribadat dan taat kepada Allah, maka dia tawadduk kepada Allah, dia akan lebih dekat kepada Allah dan selalu berusaha menghindarkan maksiat kepadaNya.

04 - Hai anakku; seandainya ibubapamu marah kepadamu kerana kesilapan yang dilakukanmu, maka marahnya ibubapamu adalah bagaikan baja bagi tanam tanaman.

05 - Jauhkan dirimu dari berhutang, kerana sesungguhnya berhutang itu boleh menjadikan dirimu hina di waktu siang dan gelisah di waktu malam.

06 - Dan Berharaplah selalu kepada Allah tentang sesuatu yang menyebabkan untuk tidak mendurhakaiNya. Takutlah kepada Allah dengan sebenar benar takut ( takwa ), tentulah engkau akan terlepas dari sifat berputus asa dari rahmat Allah.

07 - Hai anakku; seorang pendusta akan lekas hilang air mukanya karena tidak dipercayai orang dan seorang yang telah rusak akhlaknya akan sentiasa banyak melamun hal-hal yang tidak benar. Ketahuilah, memindahkan batu besar dari tempatnya semula itu lebih
mudah daripada memberi pengertian kepada orang yang tidak mahu mengerti.

08 - Hai anakku; engkau telah merasakan betapa beratnya mengangkat batu besar dan besi yang amat berat, tetapi akan lebih lagi dari semua itu, yaitu manakala engkau mempunyai tetangga (jiran) yang jahat.

09 - Hai anakku; janganlah engkau mengirimkan orang yang bodoh sebagai utusan. Maka bila tidak ada orang yang cerdik, sebaiknya dirimulah saja yang layak menjadi utusan.

10 - Jauhilah bersifat dusta, sebab dusta itu mudah dilakukan, bagaikan memakan daging burung, padahal sedikit sahaja berdusta itu telah memberikan akibat yang berbahaya.

11 - Hai anakku; bila engkau mempunyai dua pilihan, takziah orang mati atau menghadiri majlis perkawinan, pilihlah untuk menziarahi orang mati, sebab hal itu akan mengingatkanmu kepada kampung akhirat sedangkan menghadiri pesta perkawinan hanya mengingatkan dirimu kepada kesenangan duniawi sahaja.

12 - Janganlah engkau makan sampai kenyang yang berlebihan, kerana sesungguhnya makan yang terlalu kenyang itu alangkah lebih baik apabila diberikan kepada binatang sekalipun.

13 - Hai anakku; janganlah engkau langsung menelan sahaja kerana manisnya barang dan janganlah langsung memuntahkan saja pahitnya sesuatu barang itu, kerana manis belum tentu menimbulkan kesegaran dan pahit itu belum tentu menimbulkan kesengsaraan.

14 - Makanlah makananmu bersama sama dengan orang orang yang takwa dan musyawarahlah urusanmu dengan para alim ulama dengan cara meminta nasihat dari
mereka.

15 - Hai anakku; bukanlah satu kebaikan namanya bilamana engkau selalu mencari ilmu tetapi engkau tidak pernah mengamalkannya. Hal itu tidak ubah bagaikan orang yang mencari kayu bakar, maka setelah banyak ia tidak mampu memikulnya, padahal ia masih
ingin terus menambahkannya.

16 - Hai anakku; bilamana engkau mahu mencari kawan sejati, maka ujilah terlebih dahulu dengan berpura pura membuat dia marah. Bilamana dalam kemarahan itu
dia masih berusaha menginsafkan kamu,maka bolehlah engkau mengambil dia sebagai kawan. Bila tidak demikian, maka berhati hatilah.

17 - Selalulah baik tuturkata dan halus budibahasamu serta manis wajahmu, dengan demikian engkau akan disukai orang melebihi sukanya seseorang terhadap orang lain yang pernah memberikan barang yang berharga.

18 - Hai anakku; bila engkau berteman, tempatkanlah dirimu padanya sebagai orang yang tidak mengharapkan sesuatu daripadanya. Namun biarkanlah dia yang mengharapkan sesuatu darimu.

19 - Jadikanlah dirimu dalam segala tingkah laku sebagai orang yang tidak ingin menerima pujian atau mengharap sanjungan orang lain kerana itu adalah sifat riya~ yang akan mendatangkan cela pada dirimu.

20 - Hai anakku; janganlah engkau condong kepada urusan dunia dan hatimu selalu disusahkan olah dunia kerana engkau diciptakan Allah bukanlah untuk
dunia sahaja. Sesungguhnya tiada makhluk yang lebih hina daripada orang yang terpedaya dengan dunianya.

21 - Hai anakku; usahakanlah agar mulutmu jangan mengeluarkan kata kata yang busuk dan kotor serta kasar, kerana engkau akan lebih selamat bila berdiam diri. Kalau berbicara, usahakanlah agar bicaramu mendatangkan manfaat bagi orang lain.

22 - Hai anakku; janganlah engkau mudah ketawa kalau bukan kerana sesuatu yang menggelikan, janganlah engkau berjalan tanpa tujuan yang pasti, janganlah
engkau bertanya sesuatu yang tidak ada guna bagimu, janganlah menyia-nyiakan hartamu.

23 - Barang sesiapa yang penyayang tentu akan disayangi, siapa yang pendiam akan selamat daripada berkata yang mengandung racun, dan siapa yang tidak dapat menahan lidahnya dari berkata kotor tentu akan menyesal.

24 - Hai anakku; bergaullah rapat dengan orang yang alim lagi berilmu. Perhatikanlah kata nasihatnya karena sesungguhnya hati akan tentram mendengarkan nasihatnya, sehingga hati ini akan hidup dengan cahaya hikmah dari mutiara kata-katanya sebagaimana tanah subur yang disirami air hujan.

25 - Hai anakku; ambillah harta dunia sekadar keperluanmu sahaja, dan nafkahkanlah yang selebihnya untuk bekalan akhiratmu. Jangan engkau tendang dunia ini ke keranjang atau bakul sampah kerana nanti engkau akan menjadi pengemis yang membuat beban orang lain. Sebaliknya janganlah engkau peluk dunia ini serta meneguk habis airnya kerana sesungguhnya yang engkau makan dan pakai itu adalah tanah belaka. Janganlah engkau berteman dengan orang yang bermuka dua, karena kelak akan membinasakan dirimu.


Wawwahu a'lam bis showab

Diambil dari berbagai referensi:
Salah satunya tulisan ust Aep Saipullah, dalam http://umisulaiman.blogspot.com/2009/04/makam-lukmanul-hakim.html

Jumat, 18 Mei 2012

PEMBATALAN KONSER LADY GAGA

Berhubung sedang ramai membicarakan pembatalan konser Lady Gaga, jadi ingin ikut nibrung meramaikan dengan memberikan pandangan dan pendapat. Memang dalam kasus ini terdapat dua kelompok, yang pro dan yang kontra. Kalo saya di sini termasuk yang kontra terhadap segala bentuk pornografi dan pornoaksi, baik yang berasal dari dalam negeri maupun yang impor dari luar. Namun demikian, jangan sampai konser Lady Gaga misalnya berhasil dibatalkan, tetapi konser-konser yang mempertontonkan penamapilan tidak senonoh oleh artis dalam negeri justru dibiarkan dan tidak ditindak tegas. Padahal selama ini konser-konser jenis ini sering diselenggarakan tanpa mendapat protes dan pencekalan.

Secara umum memang sangat memprihatinkan, kondisi negera kita. Ikon-ikon public figure yang tidak memberikan kemanfaatan bahkan ada yang malah memberikan contoh negatif justru dielu-elukan dan disanjung-sanjung. Ketika public figure yang menjadi idola berencana manggung atau menyelenggarakan konser, maka para penggemarnya dengan segenap upaya dan tenaga berniat sekali untuk menghadiri. Mereka rela datang jauh-jauh, berdesak-desakan, dan mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli tiketnya. Apabila konser dibatalkan atau ditunda, mereka protes, menjerit histeris, bahkan sampai menangis tersedu-sedu.

Ya itulah sebuah potret aneh tapi nyata dari pengaruh public figure dari kalangan selebritis terhadap masyarakat Indonesia.

Lalu bagaimana dengan konser Lady Gaga yang memang terkenal mempertontonkan busana-busana dan aksi panggung yang sangat provokatif. Ya tentu saja bukanlah sesuatu yang baik untuk ditonton, apalagi oleh anak-anak kita. Apapun alasannya, baik dinilai sebagai karya seni atau sebagai bisnis hiburan, tetaplah bukan sesuatu yang dapat dijadikan pembenar terhadap sesuatu yang salah.

Ya, selain diprotes atau dicekal, barangkali akan lebih arif dan elegan apabila tokoh-tokoh masyarakat kita bisa mengirimkan surat atau pemberitahuan kepada Lady Gaga mengenai permohonan maaf terhadap penolakan konsernya, dan juga sekaligus diberikan nasehat-nasehat yang baik. Mudah-mudahan Lady Gaga bisa mengerti atau bahkan bisa mendapat hidayah dan mau pakai jilbab. heh..heh..heh...

ORANG YANG TERASING

Sebelum Nabi Muhammad SAW diutus sebagai Rasul, pada saat itu penduduk kota Mekkah sebenarnya telah mengenal bahwa Tuhan mereka adalah Allah. Mereka mengakui Nabi Ibrahim sebagai leluhur mereka dan mereka menyatakan bahwa mereka mengikuti apa yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim. Namun dalam perjalanan sejarahnya, mereka terjebak dalam kemusyrikan dimana mereka menyembah juga berhala-berhala, serta terjebak dalam budaya-budaya kebodohan. Parahnya, mereka menyebut tindakan kemusyrikan itu sebagai kebenaran yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim dan secara turun-temurun diajarkan oleh nenek moyang mereka.

Ketika Nabi Muhammad SAW melakukan syiar agama islam, "La ila haillAllahu Muhammadar rasulullah" untuk pertama kalinya di tengah-tengah kota Mekkah, maka sebagian besar penduduk Mekkah menolaknya. Mengapa? Karena Nabi Muhammad SAW meminta penduduk mekkah untuk hanya menyembah Allah dan mengakui bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Atau dengan kata lain mengajak penduduk Mekkah untuk meninggalkan kebiasaan menyembah berhala dan menjauhi kemusyrikan (sirik) dan kejahiliyahan (kebodohan). Kebiasaan ini mereka anggap sebagai kebiasaan yang sudah turun-temurun dan tidak akan pernah mereka tinggalkan. Karenanya mereka tidak menghiraukan ajakan Nabi Muhammad. Malah mereka mencerca dan menyiksa pengikut-pengikut Nabi Muhammad. Peristiwa penolakan ini kemudian berujung pada hijrahnya Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat ke kota Yastrib (Madinah).

Singkat cerita, akhirnya Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat dari kalangan muhajirin dan anshar berhasil merebut kota Mekkah (Fathul Mekkah). Mereka menghancurkan berhala-berhala, memberantas perbuatan-perbuatan jahiliyah demi memurnikan ajaran Islam. Sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad sebagai penutup para nabi dimana ajaran Islam telah disempurnakan dengan diutusnya Beliau oleh Allah.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, ternyata ajaran Islam mulai tampak asing bagi masyarakat modern. Mereka yang mempraktekkan syariah Islam, sebagaimana yang dilakukan di zaman Nabi Muhammad dan para Sahabat, tampak terlihat aneh di kalangan masyarakat modern. Masyarakat modern berpandangan bahwa zaman Nabi Muhammad dengan zaman sekarang beda. Pada zaman Nabi Muhammad tidak ada pesawat, tidak ada ATM, tidak ada mobil, tidak ada komputer, dan kompleksitas kehidupan bermasyarakat tidak seperti sekarang. Ya barangkali seperti itulah alasan mereka sehingga syariat pun tampak halal-halal saja untuk dilanggar dengan alasan modernisasi.

Apabila kita pikirkan sejenak memang benar bahwa zaman Nabi Muhammad SAW dengan zaman sekarang berbeda. Namun bukankah perbedaannya adalah pada kemajuan sains dan teknologinya saja. Lalu syariat Islam ini, misalnya mengenai halal dan haram, apakah kemudian harus disesuaikan dengan pertimbangan nilai-nilai sains dan teknologi?

Padahal seharusnya adalah sebaliknya. Seharusnya kemajuan sains dan teknologilah yang harus selalu disesuaikan dengan nilai-nilai syariah, sesuai dengan Al Quran dan Al Hadis, sehingga tidak kebablasan dalam penerapannya.

Ya jadinya setiap umat Islam harus selalu bersabar dalam menegakkan syariat ini. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan barokahNYA serta petunjuk dan hidayahNYA bagi umat Islam di seluruh dunia ini sehingga umat Islam bisa kembali pada kemurnian ajaran Islam. Mudah-mudahan umat Islam bisa segera bangkit kembali dan disegani oleh kawan maupun lawan.

“Sesungguhnya Islam dimulai dalam keadaan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka thuuba (beruntunglah) orang-orang yang asing” (HR Muslim).

Sabtu, 12 Mei 2012

SEMANGAT BERWIRAUSAHA

David McClelland menyatakan bahwa suatu bangsa bisa mencapai kemakmuran finansial apabila jumlah entrepreneur atau pengusaha yang dimilikinya adalah paling sedikit 2 persen dari total jumlah penduduknya. Berdasarkan data dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), jumlah pengusaha di Indonesia saat ini adalah 0,24 persen dari total penduduk, atau sekitar 568.800 orang dengan asumsi jumlah penduduk total Indonesia sebanyak 237 juta jiwa. Angka tersebut dinilai terlalu sedikit dibandingkan dengan rasio populasi pengusaha muda di negara-negara ASEAN lainnya.

Sebagai gambaran, di Singapura, persentase jumlah pengusahanya mencapai 7,20 persen dari total jumlah penduduknya. Sementara di India yang merupakan negara yang tengah mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat, memiliki jumlah pengusaha sekitar 11 persen dari total jumlah penduduknya yang berjumlah 1,2 miliar jiwa.

Jumlah ideal pengusaha Indonesia semestinya 4.740.000. Artinya, dari kondisi ideal tersebut maka Indonesia masih kekurangan sekitar 4.171.200 orang wirausahawan. Peluang yang sangat besar dan masih terbuka lebar.

Dari jumlah pengusaha di Indonesia yang sebanyak 568.800 orang, 75 persen diantaranya adalah pengusaha muda atau 0,18 persen dari total jumlah penduduk. Sebagai perbandingan, Malaysia memiliki jumlah pengusaha muda sebanyak 16 persen dari total jumlah penduduk. Artinya Indonesia masih tertinggal sangat jauh. Jumlah pengusaha muda tersebut memberikan gambaran kondisi perekonomian suatu negara di masa mendatang. Kumpulan pengusaha muda inilah, yang nantinya akan melahirkan pengusaha-pengusaha utama dalam perekonomian.

Secara global, menurut Marshall Silver dalam bukunya Passion, Profit & Power, disebutkan ternyata hanya 1% penduduk dunia yang menguasai 50% uang yang sedang beredar. Tung Desem Waringin dalam bukunya Financial Revolution, menyebutkan pengalamannya bekerja di kantor cabang sebuah bank swasta dimana dia menyebutkan terdapat hanya 1% orang yang menguasasi 75% dana bank yang ada. Atau 5% orang menguasai 90% uang yang beredar. Ini sungguh menyedihkan karena 95% orang harus berebutan menguasai hanya 10% uang yang beredar.

Apabila semua uang yang ada di dunia dikumpulkan dan kemudian dibagi sama rata kepada semua penduduk dunia, maka masing-masing orang akan mendapatkan uang sebesar USD 2.400.000, atau sekitar 24 milyar rupiah (asumsi 1 USD = Rp 10.000). Marshal menyebutkan dari hasil studinya, bahwa sekalipun semua orang telah mendapatkan pembagian uang sama rata ini, maka dalam lima tahun ke depan, komposisi penguasaan uang akan kembali ke kondisi awal, yaitu 1% penduduk dunia yang menguasai 50% uang yang sedang beredar. Hal ini disebabkan 1% orang tahu cara untuk meningkatkan jumlah uang mereka.

Statistik dari Leveraging Time to Create Wealth karya KC See menunjukkan informasi yang menarik. Dimana dari 100 orang kaya diketahui profesi mereka adalah:
  • 74% berasal dari businessman
  • 10% dari profesional
  • 10% dari karyawan (Top CEO)
  • 6% dari lain-lain

Lalu mengapa jumlah pengusaha di Indonesia masih sangat sedikit dan tertinggal jauh dari negara tetangga. Padahal hasil bumi sangat berlimpah dan menunggu untuk dimanfaatkan secara maksimal. Secara geo ekonomi politik, posisi Indonesia yang mengandung kekayaan alam yang begitu melimpah seperti: mineral pertambangan, kekayaan hutan, kekayaan laut, minyak, gas, keindahan alam dan lain-lain tentunya sangat menggoda negara-negara lain untuk melirik dan mengincarnya. Lalu kemana saja selama ini hasil pengolahannya?

Apabila kita telaah, bisa dikatakan faktor lingkungan dan pendidikan sangat mempengaruhi kondisi tersebut. Menyitir pernyataan Ir Ciputra, bahwa akar dari kemiskinan Indonesia bukan semata karena minimnya akses pendidikan, melainkan karena sistem pendidikan di negara ini tidak mengajarkan dan menumbuhkan jiwa entrepreneur dengan baik. Pendidikan tinggi Indonesia lebih banyak menciptakan sarana pencari kerja dibanding pencipta lapangan kerja. Sistem pendidikan Indonesia yang banyak mengandalkan sistem belajar pasif (guru menerangkan dan murid mendengarkan) memberikan dampak yang cukup signifikan untuk membuat masyarakat Indonesia menjadi tidak kreatif dan produktif, dan hanya terbiasa mengandalkan makan gaji. Negara ini banyak mencetak begitu banyak sarjana yang handal dengan kemampuan akademisnya, namun tidak handal menjadikan mereka lulusan yang kreatif yang dapat menciptakan lapangan kerja. Akibatnya, pengangguran terdidik di Indonesia semakin besar setiap tahunnya.

Sedangkan menurut Robert Kiyosaki dalam bukunya yang sangat terkenal “Rich Dad Poor Dad”, sangat jelas sekali memberikan gambaran tentang kondisi yang cukup memprihatinkan bahwa orang lebih memilih "bekerja untuk uang" daripada membuat "uang yang bekerja untuk orang". Coba simak saja penjelasan berikut, bahwa ada 4 tipe orang dalam cashflow quadrant, yaitu Employee, Self-Employed, Business owner dan Investor. Kuadran 1 atau orang yang bekerja untuk uang diisi oleh Employee dan Self-Employed. Sedangkan Kuadran 2 atau uang yang bekerja untuk orang diisi oleh Business owner dan Investor. Dari kedua kuadran tersebut, secara jelas Kiyosaki mengatakan bahwa orang-orang yang berada di kuadran kedua-lah yang bisa menjadi orang yang kaya. Jadi, kalau bukan menjadi Business Owner berarti harus menjadi Investor.

Ayo maju terus pengusaha muda Indonesia!

SENI BERDAKWAH

Setiap dari kita memiliki tugas untuk berdakwah. Sampaikanlah walaupun satu ayat. Begitulah kira-kira pesan Rasulullah dalam hadis riwayat dari Bukhari.
“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

Karena tugas yang kita emban ini, kita harus mengetahui bagaimana cara mendakwahkan agama ini dengan cara yang sebaik-baiknya, yang sesuai dengan tuntunan syariah. Selain sesuai syariah, kita juga harus melakukan dakwah dengan lemah lembut demi tetap terjaganya ukhuwah (persatuan).

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya” (QS. Ali Imron : 159)

Serulah (manusia) ke jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhan-mu, Dialah Yang MahaTahu tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah Yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS an-Nahl [16]: 125).


Dalam berdakwah, kita harus mencegah sebisa mungkin timbulnya kebencian, terjadinya perpecahan, permusuhan, apalagi peperangan dan pembunuhan. Karena islam adalah rahmatan lil 'alamin, yakni rahmat bagi semesta alam. Dengan demikian, marilah kita semua menghindarkan diri kita dari cara-cara dakwah yang kurang benar, yang menyulut permusuhan dan kebencian diantara kita. Inilah yang bisa kita sebut sebagai seni berdakwah.

Salah satu contoh bagaimana dakwah Rasulullah bisa dilihat ketika seorang pemuda datang dan berkata pada Beliau, "Ya Rasulullah, izinkan saya berzina."

Rasulullah memandangi pemuda tersebut dengan penuh kasih sayang dan mengajaknya berdialog.
"Sukakah kamu bila itu terjadi pada ibumu?", tanya Rasulullah.
"Tidak, demi Allah," jawab anak muda itu.
"Sukakah kamu bila itu terjadi pada saudara perempuanmu?" tanya Rasulullah.
"Tidak, demi Allah." "Sukakah kamu bila itu terjadi pada anak perempuanmu?"
"Tidak, demi Allah."
"Sukakah kamu bila itu terjadi pada istrimu?"
Anak muda itu menjawab, "Tidak, Demi Allah."

Rasulullah lalu berkata, "Demikianlah halnya dengan semua perempuan, mereka itu berkedudukan sebagai ibu, saudara perempuan, istri, atau anak perempuan."

Kemudian beliau meletakkan telapak tangannya di dada pemuda itu, lalu mendoakannya.

Demikianlah salah satu contoh cara Rasulullah berdakwah. Alangkah indahnya teladan Rasulullah SAW dalam mendakwahkan kebaikan. Coba dibayangkan apabila si pemuda datang pada orang-orang yang kurang ilmunya, tentu si pemuda langsung dikata-katai, "kurang ajar!", "tidak tahu malu!", "kafir!", "murtad!", "neraka!". Atau mungkin langsung didamprat dan ditempeleng. Namun tingginya ilmu Rasulullah, membuat Beliau melakukannya dengan cara yang begitu lembut dan penuh dengan kasih sayang.

Nasihatnya tak menyakitkan si pendengarnya, bahkan si penerima dakwah menyadari kekeliruan yang dibuatnya. Inilah yang menjadi tantangan dan tugas pada da'i untuk mengajak umat menuju kebaikan, serta menghindarkan mereka dari perbuatan dosa. Rasulullah SAW telah mengajarkan dan mencontohkan cara berdakwah yang baik dan penuh hikmah.
Wa Allahu a'lam bis showab.

PEZINA YANG MASUK SURGA

Dikisahkan pada jaman Rasulullah SAW ada seorang wanita yang telah melakukan perzinahan dan ingin bertaubat. Dia sangat menyesal telah melakukan dosa besar ini. Lalu dia menghadap Rasulullah untuk mengakui perbuatannya dan untuk meminta hukuman yang setimpal. Hukuman untuk seorang pezina yang sudah pernah menikah adalah rajam sampai mati. Saat menghadap Rasulullah, wanita itu sedang hamil.

Rasulullah berkata, “kau sedang hamil, jadi kita tunggu sampai kau melahirkan, karena yang menerima hukuman hanya kau, bayimu tidak harus ikut mati karena perbuatanmu. Setelah kau melahirkan kembalilah menemuiku.”

Wanita itupun kembali ke rumahnya.

Setelah wanita itu melahirkan, dia kembali menemui Rasulullah untuk menerima hukuman rajam.
“Ya Rasulullah, aku telah melahirkan anak ini. Jadi aku sudah bisa untuk menerima hukumanku”, kata wanita itu.

“Bayimu itu masih harus kau susui sampai saatnya, yaitu selama 2 tahun. Susuilah anak itu sampai 2 tahun, lalu kembalilah kepadaku”, jawab Rasulullah.

Wanita itupun kembali ke rumahnya.

Selama 2 tahun wanita itu menyusui anaknya sampai anaknya tumbuh sehat dan besar. Wanita itu kembali menemui Rasulullah.
“Ya Rasulullah, aku telah memenuhi kewajibanku menyusui anakku selama 2 tahun”, kata wanita.

“Anak itu masih perlu diurus, sampai dia dewasa. Kalau menerima hukuman itu sekarang siapa yang akan menanggung hidup anak ini?”, tanya Rasulullah.

“Akan ada pamanku yang mengurusnya nanti”, kata wanita itu.

Lalu pamannya dibawa menemui Rasulullah.
“Apakah kau bersedia mengurus anak ini sampai dewasa kelak?”, tanya Rasulullah.

“Ya saya bersedia, Ya Rasulullah”, jawab pamannya yakin.

Akhirnya Rasulullah memberi keputusan, “Baiklah kalau begitu. Kau akan menerima hukumanmu itu sekarang”.

Lalu tubuh wanita itu ditimbun, sehingga yg tersisa hanya kepalanya yg mencuat keluar dari gundukan tanah. Lalu setiap orang melemparinya dengan batu. Siapa pun boleh melemparinya. Itulah hukuman bagi seorang pezina. Rajam sampai mati. Diantara yg melempari batu, yg paling bersemangat adalah Khalid bin Walid. Dia melemparkan sebuah batu sebesar genggaman tangan orang dewasa. Batu itu dia lemparkan dari jarak yang sangat dekat dengan kepala wanita itu. Darah pun bermuncratan ke pakaian Khalid bin Walid.

Lalu Rasulullah mendekati Khalid bin Walid dan berkata, “Hai Khalid bin Walid, lemparlah dia sepantasnya, jangan perlakukan wanita ahli surga seperti itu.”

Kurang lebih selama 3 tahun semenjak pengakuannya, wanita itu tetap tidak gentar untuk menerima hukuman rajam. Dia menunggu sampai bayinya lahir, lalu dia menyapihnya selama 2 tahun, dan kembali menemui Rasulullah. Padahal bisa saja selama 3 tahun itu dia pergi jauh dan tidak menemui Rasulullah lagi. Sehingga dia bisa terbebas dari hukuman rajam itu. Tapi wanita itu mengambil keputusan lain. Dia sangat ingin untuk bertaubat nasuha. Dan karenanya, sekalipun dia telah melakukan dosa besar yakni berzina, Rasulullah telah menyatakan bahwa wanita itu adalah ahli surga. Inilah rahasia dibalik penegakan hukum yang sesuai syariat islam.

Hadis riwayat Umar bin Khathab ra., ia berkata:
Sesungguhnya Allah telah mengutus Muhammad saw. dengan membawa kebenaran dan telah menurunkan Alquran kepada beliau. Di antara yang diturunkan kepada beliau ialah ayat rajam. Kami telah membacanya, memahaminya serta mengerti ayat tersebut. Lalu Rasulullah saw. melaksanakan hukum rajam dan kami juga melaksanakan hukum rajam setelah beliau. Kemudian aku merasa khawatir bila waktu telah lama berlalu ada seorang yang mengatakan: Kami tidak menemukan hukum rajam dalam Kitab Allah, sehingga mereka akan sesat karena meninggalkan satu kewajiban yang telah diturunkan Allah. Sesungguhnya hukum rajam dalam kitab Allah itu adalah hak atas orang berzina yang muhshan (pernah menikah), dari kaum lelaki dan wanita, jika telah terbukti berupa kehamilan atau pengakuan. (Shahih Muslim No.3201)

Wallahu a'lam bishawab.

Sabtu, 14 April 2012

RAHASIA PRESENTASI STEVE JOBS

Steve Jobs adalah salah satu CEO yang paling sukses yang pernah hidup. Selain berhasil menyelematkan Apple dari keterpurukan, Steve juga ternyata mampu mendorong Apple hingga menjadi perusahaan paling bernilai di pasar saham, mengungguli Exxon Mobil dan General Electric. Salah satu yang menjadi ciri khas dan sekaligus senjata andalan Steve Jobs adalah presentasinya. Melalui presentasinya, Steve merubah suatu materi yang membosankan tentang fitur-fitur teknologi, menjadi suatu pertunjukan yang sangat dramatis. Presentasinya merupakan yang paling ditunggu-tunggu, terutama oleh para penggemarnya. Melalui presentasinya pula, dia berhasil mengubah para prospek menjadi pelanggan dan para pelanggan menjadi pemuja, bahkan para pelanggan setia menjadi semakin fanatik pada produk-produk Apple. Kelihaiannya dalam presentasi inilah yang memberikan suatu pencerahan mengenai pentingnya komunikasi bisnis yang baik, dimana salah satu medianya adalah: Presentasi.

Dalam buku karya Carmine Gallo: Rahasia Presentasi Steve Jobs, diuraikan secara sederhana teknik-teknik presentasi sang maestro, dimana terdiri dari 3 unsur: Menciptakan Cerita, Menciptakan Pengalaman, dan terakhir Memoles dan Melatih Diri. Silakan disimak.
  1. Menciptakan Cerita
  2. Sebagian besar presenter tidak terlalu memperhatikan alunan cerita dalam presentasi mereka. Inilah yang membedakan Steve Jobs dengan komunikator lainnya. Steve menciptakan alur cerita (plot) dengan merencanakannya secara efektif, mengembangkan pesan-pesan dan kepala berita yang menggugah, dan memperkenalkan musuh dan pahlawan untuk menciptakan drama yang memikat dan sangat sayang untuk dilewatkan pementasannya.
    • Merencanakan dalam Bentuk Analog
    • Steve Jobs memvisualisasikan dan merencanakan konsep presentasi secara matang sebelum menyampaikannya pada audiens. Layaknya sutradara film, dia merancang alur cerita dan terlibat dalam setiap detail perencanaan presentasi, seperti menulis kalimat penjelasan, menciptakan slide, mempraktikkan demo, dan memastikan pencahayaannya tepat. Tahap perencanaan adalah bagian yang membutuhkan konsentrasi lebih banyak dibandingkan penyusunan slide. Gambaran kasar dan ide-ide perlu dituangkan terlebih dahulu di atas kertas atau whiteboard. Lalu dipilah-pilah, dikelompokkan dan disusun hingga tercipta sebuah alur cerita yang hidup. Setidaknya ada 9 elemen yang perlu dikombinasikan untuk menciptakan sebuah cerita presentasi yang memukau yaitu: headline, pernyataan penuh gairah, tiga pesan kunci yang mudah dipahami audiens, metafora dan analogi, demonstrasi, partner, kesaksian dari pelanggan, klip, video, dan prop.
    • Menjawab Satu Pertanyaan yang Paling Penting
    • Setiap presentasi harus bisa memberikan jawaban paling penting yang selalu ditanyakan oleh para pendengar, "Apa pentingnya buat saya?" Jika presenter tidak dapat menjawab pertanyaan ini dengan baik, audiens tidak akan memperhatikan. Untuk itu perlu ditanyakan pada diri sendiri terlebih dahulu sebelum memulai sebuah presentasi yang penting, "Mengapa audiens harus peduli pada gagasan/informasi/produk/jasa ini?". Jawaban mengenai ini harus bisa dijawab, dimana hal inilah yang akan menjadi fokus presentasi. Apabila pertanyaan audiens terjawab mengenai manfaat produk bagi mereka, maka mereka akan membawanya pulang ke rumah, dan bahkan menceritakan pada teman-temannya mengenai produk yang ditawarkan. Selebihnya, jawaban ini perlu dikemas dengan baik. Hilangkan istilah-istilah teknis dan jargon demi meningkatkan kejernihan pesan presentasi. Ulangi paling tidak dua kali dalam presentasi untuk menguatkan pesan di benak para audiens, dan pastikan hal ini konsisten di semua elemen pemasaran produk yang lain seperti halaman website dan press relese.
    • Mengembangkan Sebuah Misi Tujuan
    • Sebuah tujuan presentasi yang luar bisa, tidaklah bertujuan pada materi. Steve Jobs merasa memiliki misi yang besar mengenai pekerjaanya di Apple yaitu untuk mengubah dunia. Dan dia sangat mencintai pekerjaannya di Apple ini. "Anda harus menemukan apa yang Anda cintai. Pekerjaan Anda akan mengisi sebagian besar hidup Anda, dan satu-satunya cara untuk benar-benar puas adalah dengan melakukan apa yang Anda yakini sebagai maha karya. Dan satu-satunya cara untuk membuat maha karya adalah dengan mencintai yang Anda kerjakan. Jika Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan berdiam diri." (Steve Jobs) Inilah kuncinya, sebuah tujuan yang tulus dan konsisten dalam berkarya. Itulah karenanya Steve Jobs tampil dengan penuh antusiasme, gairah, dan energi. Dengan demikian, perlu kita gali gairah sejati kita. Satu pertanyaan yang perlu ditanyakan kepada diri sendiri adalah, "Apa yang sebenarnya saya jual?" Produk yang Anda tawarkan tidaklah penting. Tetapi yang penting adalah apa yang dapat dilakukan produk tersebut untuk meningkatkan kualitas kehidupan pelanggan Anda. Yang Anda jual adalah mimpi untuk memperoleh hidup yang lebih baik. Dan Andalah yang akan berperan dalam mewujudkan mimpi-mimpi para pelanggan Anda.
    • Menciptakan Headline Mirip Twitter
    • Situs jejaring sosial banyak mengubah cara manusia melakukan komunikasi. Termasuk juga dalam komunikasi bisnis. Penyusunan karakter huruf kepala berita yang semakin terbatas, yaitu sekitar 140 karakter, menuntut Anda untuk bisa menyampaikan gagasan secara lebih kreatif dan persuasif. Kita bisa melihat beberapa contoh yang dilakukan Steve Jobs: Apple reinvents the phone (Apple menemukan kembali telpon) iPod, one thousand songs in your pocket (iPod, seribu lagu dalam saku Anda) MacBook Air, notebook paling tipis sedunia Hal yang menjadi syarat agar sebuah headline menjadi menarik adalah singkat, spesifik, dan menawarkan manfaat personal. Secara konsisten, headline ini perlu diulangi dalam pembicaraan dan materi pemasaran seperti slide, brosur, kolateral, press release, dan website. Hal yang perlu selalu diingat yaitu headline adalah sebuah pernyataan yang menawarkan sebuah visi masa depan yang lebih baik kepada audiens. Pernyataan ini bukan mengenai Anda, tetapi mengenai mereka.
    • Menggambar Peta Perjalanan
    • Penyajian presentasi harus dibuat sesederhana mungkin dan sesedikit mungkin. Steve Jobs selalu taat pada aturan presentasi "aturan tiga". Dengan jumlah pengkategorian yang lebih sedikit akan membuat materi lebih mudah masuk ke dalam benak audiens. Jobs menggambarkan peta perjalanan verbal untuk audiensnya, sebuah kilasan dari atraksi yang akan menjelang. Biasanya peta perjalanan ini diberi kerangka dalam kelompok tiga: sebuah presentasi dapat dibagi menjadi tiga adegan, sebuah deskripsi produk dapat dipecah menjadi tiga fitur, dan sebuah demonstrasi produk dapat dibagi menjadi tiga bagian. Kita bisa melihatnya dalam salah satu presentasi Steve Jobs pada 9 Januari 2007, dimana dia memperkenalkan headline, "Apple menemukan kembali telpon" untuk pertama kalinya kepada publik. Namun sebelum menyampaikan headline itu, Jobs menyampaikan sebuah materi pembuka yang mengikuti prinsip "aturan tiga" ini. Jobs mengatakan kepada audiens bahwa Apple memperkenalkan tiga produk baru yang revolusioner. Produk yang pertama dia sebut sebagai iPod layar lebar. Produk keduanya ia sebut sebagai ponsel yang revolusioner. Dan yang ketiga, sebuah terobosan baru dalam perangkat komunikasi internet. Jobs lalu mengulanginya terus, "Jadi, tiga hal: Sebuah iPod layar lebar dengan kontrol sentuh, sebuah ponsel revolusioner, dan sebuah terobosan dalam perangkat komunikasi internet. Sebuah iPod, sebuah ponsel, dan sebuah komunikator internet. Sebuah iPod, sebuah telepon...Anda mengerti? Ketiganya bukan perangkat yang terpisah-pisah. Ini adalah satu perangkat, dan kami menyebutnya iPhone." Audiens berteriak histeris mendengar kejutan tidak terduga dari sang maestro ini. Dan Jobs semakin memantapakan Apple sebagai perusahaan paling inovatif di dunia dengan memperkenalkan sebuah handphone yang tidak lagi menggunakan tombol permanen, tetapi menggunakan touch screen. Selain dalam presentasi pengenalan produk iPhone, kita bisa melihat juga komitmen Steve Jobs untuk taat dalam "aturan tiga" ini dalam presentasinya yang lain.
    • Memperkenalkan Tokoh Antagonis
    • Setiap presentasi Steve Jobs memperkenalkan satu musuh bersama yang harus dilawan bersama-sama para audiens. Dalam setiap cerita klasik, sang pahlawan memerangi penjahat. Konsep cerita klasik ini juga berlaku bagi presentasi-presentasi kelas dunia. Steve Jobs mengadopsi konsep ini dengan melibatkan suatu cerita yang lengkap dengan memperkenalkan seorang tokoh antagonis, sebuah masalah, atau musuh dimana diperlukan sebuah solusi untuk mengatasinya. Memperkenalkan antagonis (masalah) mengarahkan audiens pada pahlawannya (solusi). Masalah harus diungkapkan terlebih dahulu, sebelum memperkenalkan solusinya.
    • Menyambut Datangnya Sang Pahlawan
    • Setiap presentasi Steve Jobs memperkenalkan seorang pahlawan yang akan menolong audiens. Pahlawan ini memberikan cara yang lebih baik dalam melakukan sesuatu, keluar dari status quo, dan menginspirasi orang agar menerima inovasi. Setelah Steve Jobs memperkenalkan tokoh antagonis (keterbatasan produk yang ada sekarang), ia lalu memperkenalkan pahlawannya, mengungkapkan suatu solusi yang akan membuat hidup lebih mudah dan lebih dapat dinikmati.
  3. Menciptakan Pengalaman
  4. Steve tidak sekedar memberikan presentasi. Tetapi dia mengajak para audiens untuk menciptakan suatu pengalaman yang tidak terlupakan bersama Apple.
    • Salurkan Zen dalam Diri Mereka
    • Kesederhaaan adalah faktor kunci dalam semua desain produk-produk Apple. Jobs menerapkan filosofi yang sama ketika mendesain slide presentasinya. Setiap slidenya sangat sederhana, sedikit kata, visual, memukau, serta tanpa bullet point. Jobs memfokuskan satu tema saja untuk setiap slidenya, kemudian melengkapinya dengan kata yang singkat atau gambar.
    • Dandani Angka-Angkanya
    • Data-data statistik yang membosankan tidaklah berarti ketika disampaikan kepada audiens, karena ini sulit dicerna. Steve Jobs mendandani penyajian angka-angka ini sehingga bisa membuatnya lebih hidup. Selain itu yang tak kalah penting adalah membahas angka-angka dalam konteks yang relevan dengan audiensnya. Misalnya ketika Steve Jobs memperkenalkan iPod. Dia memperkenalkan iPod bukan dengan mengungkapkan kapasitas penyimpanan memorinya yang mencapai 5 gigabyte. tetapi dia mengatakan, "Seribu lagu dalam saku Anda". Angka-angka jarang beresonansi dengan audiens sampai angka-angka itu ditempatkan dalam sebuah konteks yang dapat dipahami oleh mereka. Cara terbaik untuk membantu mereka memahaminya adalah membuat angka itu relevan dengan sesuatu yang sudah familiar dengan mereka. Metode penyampaian angka-angka melalui perangkat retorika seperti analogi merupakan cara yang efektif untuk mendadani angka-angka yang akan dipresentasikan sehingga lebih menarik.
    • Gunakan Kata-Kata Luar Biasa
    • Stece Jobs seringkali menggunakan kata-kata "keren", "luar biasa", dan "memukau" di depan audiens. Hal ini dilakukan sebagai bentuk untuk menggambarkan pandangan pribadinya mengenai produk dan ide yang dia presentasikan. Dalam hal ini dia memposisikan dirinya setara dengan audiensnya. Dia juga merupakan penggemar fanatik produk-produk Apple. Dan inilah yang membuat Steve tampak selalu dekat di hati para penggemarnya. Jobs menggunakan kata-kata yang sederhana, jernih, dan langsung bebas dari istilah-istilah teknis dan kompleksitas. Dan dia menyampaikannya dengan percaya diri, serta menikmatinya. Ketika diwawancarai oleh majalah Fortune untuk menjelaskan fitur interface dari sistem operasi OS X yang baru dari Apple, maka Jobs menyatakan, "Kami membuat tombol-tombol di layar terlihat sangat manis sampai-sampai Anda ingin menjilatinya."
    • Berbagi Panggung
    • Dominasi pengaruh Steve Jobs dalam kesuksesan Apple, ternyata tidak membuatnya buta hati. Dia seringkali berbagi panggung presentasinya dengan orang lain. Jobs berbagi panggung dengan rekan-rekannya di Apple seperti Jony Ive (Wakil Presiden Desain senior Apple) dimana Ive memberikan presentasi mengenai desain notebook Apple yang lebih tipis dan ringan kepada audiens selama enam menit. Jobs juga pernah berbagi panggung dengan Paul Otellini, CEO Intel, dimana Otellini naik ke panggung dengan berseragam laboraturium ultra steril untuk menyerahkan keping siikon kepada Jobs, dan menyatakan bahwa processor Intel siap bekerja di perangkat OS X. Pesaing Steve yakni Bill Gates juga sempat terlihat satu panggung bersamanya di MacWorld Expo di Boston tahun 1997. Sekalipun hanya melalui siaran secara langsung via satelit dimana Jobs mengumumkan sebuah kerjasama antara Apple dengan Microsoft. Tidak hanya itu, dalam presentasi tahun 1999, Noah Wyle, seorang aktor serial TV "ER", berpakaian persis seperti Steve Jobs dan melakukan presentasi keynotes. Sekilas penampilannya ini menipu sejumlah audiens, terutama yang duduk agak jauh dari panggung. Lalu muncullah Steve Jobs yang asli dan memeriahkan panggung dengan senda gurau. Jobs memberi tahu audiens, "Saya mengundang Noah di sini untuk melihat bagaimana saya beraksi dan karena ia lebih mirip dengan saya daripada saya!"
    • Hiasi Panggung Dengan Properti
    • Demonstrasi memainkan peranan penting dalam presentasi. Jobs melakukan sejumlah demo sesuai kebutuhan dalam durasi yang pendek, manis, dan substansial. Jobs mengakhiri demo iPhone dengan menunjukkan bagaimana menjalankan Google Map pada perangkat tersebut. Ia mencari lokasi Starbucks di San Francisco yang menjadi lokasi presentasi. Daftar restoran Starbucks muncul di telpon, dan Jobs berkata kepada audiens, "Mari kita telpon." Seorang karyawan Starbucks mengangkatnya dan berkata, "Selamat pagi, Starbucks, ada yang dapat saya bantu?" "Ya," kata Jobs, "Saya ingin memesan emapat ribu latte. Tidak, hanya bercanda. Salah sambung. Selamat Pagi."
    • Ungkapkan Momen-Momen yang Mengejutkan
    • Jobs mempunyai bakat untuk mendramatisasikan presentasinya. Pada saat audiens menyangka bahwa mereka telah melihat dan mendengar semua yang akan disampaikan Steve Jobs, dia memberikan momen kejutan yang tidak disangka-sangka. Momen tersebut direncanakan dan ditulis agar memberikan dampak maksimum.
  5. Memoles dan Melatih Diri
    • Kuasai Panggung
    • Bahasa tubuh dan penyampaian secara verbal membentuk sekitar 63 hingga 90 persen pada kesan yang ditinggalkan pada audiens. Penyampaian presentasi oleh Steve Jobs sebanding dengan kekuatan dari kata-katanya. Tiga keterampilan bahasa tubuh yang selalu tampak dari Steve Jobs adalah kontak mata, postur terbuka, dan isyarat tangan. Selain itu, Jobs juga melengkapi drama dari alur ceritanya melalui empat teknik penyampaian: infleksi (nada suara), jeda, volume, kecepatan. Kesemua unsur ini berhasil dioptimalkan oleh Steve dalam presentasinya sehingga tercipta ketegangan, antusiasme, dan perasaan yang meluap-luap.
    • Buatlah Seolah Tanpa Upaya
    • Kemampuan yang luar biasa dari seorang Steve Jobs dalam melakukan presentasi, tidaklah didapatkan dengan cara instan. Ini didapatkan melalui latihan demi latihan secara komprehensif dan konsisten. Persiapan yang tak kenal lelah merupakan suatu cara yang efektif untuk bisa menampilkan sebuah presentasi yang benar-benar memukau. Buah dari persiapan yang matang adalah sebuah presentasi yang benar-benar mengalir.
    • Pakailah Pakaian yang Sesuai
    • Jobs memilih model pakaian yang sangat sederhana, dan selalu sama jenisnya ketika dia melakukan presentasi. Sebuah turtleneck, sebuah blue jeans, dan sepatu olahraga warna putih. Bagi Steve Jobs, berpakaian seperti ini bukanlah suatu hal yang masalah ketika melakukan presentasi, karena dia adalah seorang Steve Jobs. Namun, untuk Anda, sepertinya harus berpikir berkali-kali untuk menirunya, karena bisa saja ini menjadi sebuah bunuh diri karakter.
    • Buang Naskahnya
    • Jobs berbicara pada audiens, bukan pada slide presentasinya. Dia melakukan kontak mata yang kuat dengan para audiens karena dia telah berlatih secara efektif untuk melakukannya. Latihan berjam-jam membuat Steve tidak lagi mengalami kesulitan untuk malakukan presentasi tanpa harus melihat slide.
    • Nikmatilah
    • Meskipun persiapan yang matang telah disusun sedemikian sempurnanya, namun terkadang sesuatu yang berjalan tidak sesuai rencana terjadi. Akan tetapi, Steve Jobs sama sekali tidak terganggu mengenai kesalahan teknis ini, karena dia menikmati setiap presentasinya. Jobs memperlakukan setiap presentasinya untuk infotainment (informasi dan hiburan), karenanya dia menikmatinya.

Sabtu, 07 April 2012

RAHASIA HIDUP SEHAT NABI MUHAMMAD

Rasulullah adalah contoh nyata sosok manusia yang paling bugar dan paling sehat yang pernah ada di dunia. Berdasarkan sejarah hidup Rasulullah, tercatat beliau hanya dua kali menderita sakit yakni setelah menerima wahyu pertama di Gua Hira dan pada saat menjelang wafat. Fakta ini mengindikasikan bahwa Rasulullah memiliki ketahanan fisik yang luar biasa. Padahal kondisi alam di Jazirah Arab sangat keras, tandus, dan tidak bersahabat. Temperaturnya juga sangat panas di siang hari dan sangat dingin di malam hari. Selain itu tekanan psikologis terhadap misi dakwah saat itu tentunya juga sangat tinggi. Lalu apakah sebenarnya rahasia hidup sehat dari Junjungan Besar kita, Nabi Muhammad Sallawwahu 'alahi wasallam? Ini akan menjadi topik artikel kita kali ini.

Seperti diketahui, bahwa Nabi Muhammad adalah suri teladan yang baik bagi kita semua.
Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah, suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah. (QS. 33:21)

Karenanya, segala apa yang dilakukan oleh Rasulullah adalah suatu kebaikan untuk kita tiru dan kita amalkan. Kita harus berupaya untuk terus meningkatkan amal ibadah kita hingga kuantitas dan kualitasnya sebisa mungkin semakin mendekati kuantitas dan kualitas ibadah Rasulullah. Bukan sebaliknya. Ini harus kita usahakan semaksimal mungkin sesuai kemampuan kita. Inilah rahasianya apabila kita menginginkan hidup yang senantiasa sehat dan selalau dalam lindungan Allah.

Perilaku Rasulullah dalam kegiatan fisik sehari-hari juga jelas menunjukkan teladan hidup sehat. Kebiasaan yang dilakukan Beliau adalah untuk dicontoh sehingga kita bisa menjadi pribadi yang sesehat-sehatnya. Mengenai kebiasaan-kebiasaan hidup sehat Rasulullah ini, kita bisa membaginya ke dalam 3 kelompok: kebiasaan hidup sehari-hari, do'a-doa'a, serta yang terakhir makanan dan obat.

  1. Kebiasan Hidup Rasulullah
  2. Apabila dilihat dari amalan-amalan beliau sehari-hari, tentulah banyak hal-hal yang harus kita teladani. Di sini kita akan membahas beberapa pola hidup Beliau yang ditinjau dari sisi kesehatan.
    • Makan Secukupnya
    • Telah termaktub dalam surat Thaha ayat 81: "Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas padanya, yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. dan Barangsiapa ditimpa oleh kemurkaan-Ku, Maka Sesungguhnya binasalah ia." Kita diwajibkan hanya memakan makanan yang halal, baik halal dari sisi zatnya, maupun halal dari cara mendapatkannya. Selain halal, juga tidak berlebihan. “Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) .“(Muttafaq Alaih) Dalam hadis riwayat Ibnu Majah juga dijelaskan mengenai hal ini. ”Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan.” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban). Dari tinjauan kesehatan, makan hingga terlalu kenyang itu tidak baik. Penumpukan berlebihan makanan dalam lambung mengakibatkan semua darah akan terkonsentrasi di dalam usus. Hal ini dapat mengurangi pasokan darah ke otak sehingga akan menyebabkan mengantuk dan sulit berpikir bagi kita yang akan bekerja lagi setelah makan. Kekenyangan membuat kejenuhan Siklus Kreb (siklus asam sitrat) pada tubuh. Akibatnya, sistem metabolisme atau pembuangan kotoran pada tubuh terganggu. Dampak lanjutannya adalah tubuh lebih banyak menyimpan lemak daripada mengeluarkan energi. Otomatis, kasus kegemukan (obesitas) pun akan mendera yang dapat berujung timbulnya berbagai penyakit kronis.
    • Pola Tidur
    • Mengatur jadwal tidur adalah salah satu pola hidup Rasulullah. Biasanya Rasulullah tidur selepas Shalat Isya untuk kemudian bangun pada sepertiga malam untuk menunaikan shalat lail. Lamanya waktu tidur tidak melebihi kebutuhan. Penelitian Daniel F Kripke, ahli psikiatri dari Universitas California yang dilakukan di Jepang dan AS selama 6 tahun dengan responden berusia 30-120 tahun mengatakan bahwa orang yang biasa tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang biasa tidur 6-7 jam sehari. Demikian halnya pada saat ingin tidur, Rasulullah tidak menahan rasa kantuknya. Beliau segera membaringkan tubuhnya dan tidur sejenak. Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah dalam buku "Metode Pengobatan Nabi" mengungkapkan hikmah cara tidur Rasulullah. Rasulullah tidur dengan memiringkan tubuh ke arah kanan sambil berzikir hingga matanya terasa berat dan akhirnya tertidur. Terkadang, badan Beliau dimiringkan ke kiri sebentar, lalu kembali dimiringkan ke sebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur paling efisien. Pada saat itu makanan bisa berada dalam posisi yang pas dengan lambung sehingga dapat mengendap secara proporsional. Lalu beralih ke sebelah kiri sebentar agar proses pencernaan makanan lebih cepat karena lambung mengarah ke lever, baru kemudian berbalik lagi ke sebelah kanan hingga akhir tidur agar makanan lebih cepat tersuplai dari lambung.
    • Berwudhu
    • Kendati sederhana, manfaat wudhu sangatlah besar. Itulah yang dibuktikan oleh para ahli kesehatan dunia. Salah satunya adalah Prof Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater sekaligus neurolog berkebangsaan Austria. Menurut hasil penelitiannya wudhu mampu merangsang pusat syaraf dalam tubuh manusia, karena adanya keselarasan titik-titik wudhu dengan titik-titik syaraf. Dari sinilah ia akhirnya memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Baron Omar Rolf Ehrenfels. Mokhtar Salem dalam bukunya Prayers a Sport for the Body and Soul menjelaskan, wudhu bisa mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini lebih banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Kemudian, apabila dibersihkan dengan air (terutama saat wudhu), bahan kimia itu akan larut. Selain itu, jelasnya, wudhu juga menyebabkan seseorang menjadi tampak lebih muda. Rasulullah berpesan mengenai pentingnya wudhu. “Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu’.” (HR. Al Bukhari no. 136 dan Muslim no. 246)
    • Berjalan Kaki ke Masjid
    • Rasulullah bersabda:”Orang yang paling besar pahalanya dalam shalat ialah yang paling jauh berjalan menujunya. Orang yang menunggu shalat sampai ia menunaikannya bersama imam, lebih besar pahalanya dari orang yang menunaikan shalat kemudian tidur.” Dalam riwayat Abu kuraib.,”Sampai ia menunaikannya bersama imam dalam shalat berjamaah.”(HR Muslim) Menurut para peneliti dari universitas lllinois, Amerika Serikat, berjalan kaki selama 30 menit setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah pada pembuluh arteri hingga tercapai tekanan darah yang normal. Berjalan kaki juga dapat meringankan ketegangan psikologis seperti kecemasan dan kegalauan yang muncul akibat beban hidup sehari-hari yang tak kenal henti.
    • Puasa
    • Sesungguhnya pada puasa itu terkandung nilai-nilai kesehatan yang besar. Puasa dapat memperbaharui sel-sel dan dibuangnya sel-sel yang sudah tua dan mati. Melalui puasa, perut dan organ pencernaan diistirahatkan, sekaligus membersihkan pencernaan dari racun yang ditimbulkan oleh makanan yang tidak sehat. Puasa juga dapat mengurangi lemak di perut yang sangat berbahaya bagi jantung. Puasa menyeimbangkan metabolisme tubuh dan emosi. Dan yang terpenting, puasa dapat meningkatkan kualitas hidup kita.
    • Berbekam
    • Berbekam adalah metode pengobatan yang dianjurkan oleh Rasulullah. Dari Anas ra, bahwasannya Nabi Saw bersabda : “Sebaik-baik sesuatu yang kamu pergunakan menjadi obat adalah berbekam.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim). Bahkan para Malaikat berwasiat kepada Nabi Muhammad saat melakukan isra' mi'raj agar memerintahkan umat berbekam. Dari Ibnu 'Abbas Rasulullah bersabda: "Tidaklah aku melewati seorang Malaikat ketika aku dimi'rajkan ke langit kecuali mereka mengatakan, 'Wahai Muhammad, lakukanlah olehmu berbekam.'" (HR Ibnu Majjah no. 3477) Dari 'Abdullah bi Mas'ud , Rasulullah menceritakan ketika beliau diIsra'kan, tidaklah beliau melewati sekumpulan Malaikat melainkan mereka memintanya, 'Perintahkanlah ummatmu untuk berbekam.'" (HR At Tirmidzi) Berbekam merupakan proses penghilangan darah kotor yang ada dalam tubuh melalui kulit. Darah kotor ini berupa toksid/ racun yang berbahaya dari dalam tubuh. Toksin ini berada pada hampir setiap orang. Toksin – toksin ini berasal dari pencemaran udara, maupun dari makanan yang banyak mengandung zat pewarna, zat pengembang, penyedap rasa, pemanis, racun sayuran dll. Kulit adalah organ yang terbesar dalam tubuh manusia, sebab itu banyak toksid/ racun berkumpul . Dengan berbekam dapat membersihkan darah yang mengalir dalam tubuh manusia. Inilah salah satu detoksifikasi (proses pengeluaran toksid/ racun) yang sangat mujarab serta tidak ada efek samping.
    • Ruqyah
    • Ruqyah adalah metode pengobatan yang telah ada sebelum Rasulullah diutus sebagai Nabi. Setelah Nabi Muhammad menyiarkan syariat islam, Nabi Muhammad membolehkan pengobatan dengan ruqyah asalkan tidak mengandung kesyirikan. “Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyyah. Lalu kami bertanya: ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang hal itu?’ Beliau menjawab: ‘Tunjukkan kepadaku ruqyah-ruqyah kalian. Ruqyah-ruqyah itu tidak mengapa selama tidak mengandung syirik’.” (HR. Muslim no. 2200)
  3. Doa'-Do'a
  4. Terdapat sejumlah do'a-do'a yang diajarkan oleh Rasulullah untuk meminta kesembuhan kepada Allah dikala sakit. Dan juga ketika memohon kesembuhan agar diberikan kepada orang-orang di sekitar kita yang sedang sakit. Karena hanya Allah-lah yang memberikan kesembuhan terhadap semua penyakit. Apabila kita sendiri yang mengalami sakit, maka bisa dipraktekkan doa berikut sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad yang tertulis di HR Muslim no. 22. Letakkan tangan pada bagian tubuh yang terasa sakit, kemudian bacakan: Bismillahi. 3x (Dengan menyebut nama Allah). A'uudzubillaahi wakudrotihi min syarrimaa ajidu wa uhaadzir. 7x (Aku berlindung kepada Allah dan kepada kekuasaan-Nya dari kejahatan apa yang aku dapati dan yang aku khawatirkan). Dalam tuntunan lainnya juga disebutkan beberapa do'a meminta kesembuhan: “…(yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku,, dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku, dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali), dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat.” (QS. Asy Syu’araa’, 6 : 78-82) Allahumma ‘afnii fii badanii, Allahumma ‘afnii sama’ii, Allahumma ‘afnii basharii, Allahumma inni A’udzubika minal kufuri wal faqri. Allahumma inni a’udzubika min ‘adzaabil qabri. Laa ilaaha illa anta. “Ya Allah sembuhkan badanku, Ya Allah sembuhkanlah pendengaranku. Ya Allah sembuhkan penglihatanku. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kekufuran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari adzab Kubur. Tiada tuhan selain Engkau.”(H.R. Abu Daud) “Aku bermohon kepada-Mu ampunan, kesehatan, baiknya keyakinan. Dan sembuhkanlah aku (dari sakit) di dunia dan akhirat.” (H.R. An-Nasai). Sedangkan dalam kasus lain, yaitu ketika kita menjenguk orang sakit dapat diamalkan doa berikut berdasarkan yang tertulis dalam HR At Tirmidzi no. 2083 dan Abu Dawud no. 3106. Tidaklah seorang hamba Muslim menjenguk orang sakit yang belum datang ajalnya, lalu dia mengucapkan tujuh kali doa' berikut: As alullahal 'adiima rabbal 'arsyil 'adiimi ayyasfiyaka. (Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Rabb 'Arsyi yang agung, agar Dia menyembuhkanmu). Melainkan orang itu akan disembuhkan.
  5. Makanan dan Obat
  6. Terdapat sejumlah bahan-bahan di alam ini yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk dikonsumsi. Baik sebagai makanan, suplemen, maupun bisa dijadikan obat dikala sakit. Beberapa jenis bahan konsumsi yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad adalah: habbatus sauda (jinten hitam), madu, kurma, minyak zaitun, air zamzam.
    • Habbatus Sauda
    • Rasulullah menganjurkan umat untuk mengkonsusmsi habbatus sauda sebagaimana yang tercatat dalam hadis. “Sesungguhnya habbah sauda` ini merupakan obat dari semua penyakit, kecuali dari penyakit as-samu”. Aku (yakni`Aisyah radhiallahu 'anha) bertanya: “Apakah as-samu itu?” Beliau menjawab: “Kematian.” (HR. Al-Bukhari no. 5687 dan Muslim no. 5727) Di Indonesia, habbatus sauda populer dengan nama jinten hitam atau biji hitam (Nigella sativa L). Biji habbatus sauda mengandung crystalline nigellon dan arganine, sebagai stabilisator sistem imunitas tubuh. Selain itu kandungan karotennya mampu melumpuhkan radikal bebas penyebab kanker. Senyawa-senyawa lain yang tepenting bagi kesehatan tubuh sangat komplet, antara lain 15 macam asam amino, protein, kalsium, sodium, potassium, magnesium, zat besi, omega 3 dan 6, vitamin A, B1, B2, C, E, dan niacin. Sejumlah pakar kesehatan telah mengakui kasiat dari habbatus sauda. Salah satuny adalah Prof. Dr. Hildbert Wanger. Beliau manyatakan, ”Habbatus sauda terbukti menyembuhkan pasien alergi, neuradermitis, asthma, dan lemahnya daya tahan tubuh”.
    • Madu
    • Kasiat madu dijelaskan oleh Allah dalam Al Quran: Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An Nahl:69) “Ada seseorang menghadap Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, ia berkata: ‘Saudaraku mengeluhkan sakit pada perutnya.’ Nabi berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Kemudian orang itu datang untuk kedua kalinya, Nabi berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Orang itu datang lagi pada kali yang ketiga, Nabi tetap berkata: ‘Minumkan ia madu.’ Setelah itu, orang itu datang lagi dan menyatakan: ‘Aku telah melakukannya (namun belum sembuh juga malah bertambah mencret).’ Nabi bersabda: ‘Allah Maha benar dan perut saudaramu itu dusta. Minumkan lagi madu.’ Orang itu meminumkannya lagi, maka saudaranya pun sembuh.” (HR. Al-Bukhari no. 5684 dan Muslim no. 5731) Rasul bersabda,” Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran.”(HR. Ibnu Majah dan Hakim). Selain mengandung aneka zat gizi yang lengkap, salah satu keunikan madu adalah karena madu mengandung zat antibiotik. Temuan ini berdasarkan hasil penelitian Peter C Molan ( 1992 ), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, Selandia Baru. Menurutnya Madu terbukti mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai kuman patogen penyebab penyakit.
    • Kurma
    • Rasulullah gemar sekali mengkonsumsi kurma, baik kurma kering maupun kurma basah. Mengenai kebaikan dalam mengkonsumsi kurma disebutkan dalam Al-Quran, salah satunya pada Surat Ar-Ra’du ayat 4. “Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanam-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanam-tanaman di atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir” dan Surat Qaaf: 10, “Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun.” Selain itu, mengenai kegemaran Rasulullah mengkonsumsi kurma, terdapat hadis yang diriwayatkan abu Daud dan Tirmidzi yang menginformasikan hal ini. Dari Anas r.a., “Rasulullah SAW. berbuka puasa sebelum shalat dengan memakan kurma segar, kalau tidak ada maka dengan kurma kering, dan kalau tidak ada beliau meminum beberapa teguk air.” Bila dilakukan penimbangan atas tujuh buah kurma (100 gram) yang diserukan dalam hadis, ternyata di dalamnya mengandung gula (75,00 gram), air (22,50 gram), protein (2,50 gram), lemak (2,50 gram), serat selullosa (4,00 gram) serta vitamin A, B-1 dan B-2. Sedang kandungan mineral yang ada pada tujuh kurma adalah: Potasium (79 miligram), Tembaga (21 miligram), Belerang (65 miligram), Besi (5 miligram), Magnesium (65 miligram), Mangan (2 miligram), Kalsium (65 miligram) dan Fosfor (72 gram). Intinya, 100 gram (7 kurma) dapat memberikan lebih dari 350 energi bagi tubuh manusia. Para ahli kesehatan juga sepakat mengungkapkan adanya asam amino pada kurma, seperti glutathione sebagai antioksidan. Setelah diteliti secara ilmiah, kurma memiliki semua unsur makanan pokok yang dibutuhkan oleh tubuh seperti protein, mineral, gula dan vitamin.
    • Minyak Zaitun
    • Kata “zaitun” di dalam Al-Qur’an disebutkan sebanyak 7 kali, yang merupakan pohon pertama yang tumbuh di muka bumi ini dan pohon pertama yang dapat tumbuh setelah terjadinya banjir besar (masa Nabi Nuh). Zaitun adalah pohon yang tumbuh di tempat-teempat tinggal para Nabi dan tempat-tempat suci. Anjuran Nabi Muhammad agar mengkonsumsi minyak zaitun adalah seperti yang tercatat dalam HR Ibnu Majah. Dari ‘Umar, beliau berkata bahwa Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “Berobatlah dengan minyak zaitun dan minyakilah dengannya, karena ia berasal dari pohon yang penuh barakah.” (HR Ibnu Majah) Penelitian modern mengindikasikan pentingnya minyak zaitun untuk mencegah dari sejumlah penyakit modern seperti mengerasnya pembuluh darah, tekanan darah tinggi, kanker payudara, dan kanker rahim. Menurut para ilmuwan, minyak zaitun banyak mengandung anti-oksidasi yang bekerja untuk menjaga tubuh dari sisa-sisa makanan melalui proses metabolisme atau pertukaran zat dalam tubuh. Yaitu lebih dikenal dengan sebutan Jaziat al-Hurrat (molekul bebas) yang berperan besar dalam menhancurkan sel-sel tubuh dan memerangi penyakit yang kini disebut penyakit modern.
    • Air Zam-Zam
    • Rasulullah pernah bersabda mengenai air zamzam: "Air zamzam itu penuh berkah. Ia merupakan makanan yang mengenyangkan (dan obat bagi penyakit." (HR Muslim) "Air zamzam tergantung kepada tujuan diminumnya." (HR Ahmad) Nabi pernah membawa air zamzam (di dalam tempat-tempat air) dan girbah (tempat air dari kulit binatang), beliau menyiramkan dan meinumkannya kepada orang-orang yang sakit. (HR At Tirmidzi) Ibnul Qoyyim berkata: "Aku sendiri dan juga yang lainnya pernah mempraktikkan upaya penyembuhan dengan air zamzam terhadap beberapa penyakit, dan hasilnya sangat menakjubkan, aku berhasil mengobati berbagai macam penyakit dan aku pun sembuh atas izin Allah" (Zaadul Ma'aad IV/393 dan 178)

Demikianlah artikel kita hari ini. Semoga kita semua selalu dalam kondisi sehal wal afiat sehingga kita memiliki kekuatan untuk bisa menyempurnakan ibadah-ibadah kita. Namun demikian, apabila kita ditimpa suatu penyakit, janganlah bersedih dan janganlah takut. Selalu yakin bahwa penyakit yang diderita kita barangkali diberikan oleh Allah adalah dalam rangka menyucikan diri kita.
“Tidaklah seorang muslim ditimpa gangguan berupa sakit atau lainnya, melainkan Allah menggugurkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya.” (HR. Al-Bukhari no. 5661 dan Muslim no. 6511)

Selain itu kita juga harus selalu yakin bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya.
Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Muslim)

Jumat, 06 April 2012

SINTESIS

Buku-buku karya Ippho Santosa memang cukup menarik, karena secara khusus membahas mengenai pentingnya untuk memberdayakan otak kanan. Hal ini disebabkan selama ini, kebanyakan kita dinilai cenderung lebih memberdayakan otak kiri dibandingkan otak kanan. Otak kiri lebih bersifat logis, erat kaitannya dengan IQ, mengkoordinir kemampuan aritmatik, verbal, segmental, fokus, serial (linear), mencari perbedaan dan bergantung waktu. Otak kanan merupakan otak emosional, erat kaitannya dengan EQ, yang cara bekerjanya bersifat intuitif, spasial, visual, holistik, difus, paralel (lateral), mencari persamaan, dan tidak tergantung pada waktu. Pendayagunaan yang tidak seimbang antara otak kiri dan otak kanan, mengakibatkan ketimpangan dalam kinerja manusia. Dan inilah yang mengakibatkan tidak tercapainya kesuksesan dalam hidup.

Kali ini, saya ingin menyampaikan salah satu materi dalam buku karangan Ippho Santosa: 13 Wasiat Terlarang. Dalam buku ini dijelaskan mengenai 13 buah perbendaharaan otak kanan. Well, tentunya dalam artikel ini belum bisa untuk dibahas semuanya, karena tentu artikelnya akan sangat panjaaaaaaaang. Mudah-mudahan di lain kesempatan akan kita sambung lagi ceritanya.

Salah satu kemampuan manusia yang menjadi perbendaharaan otak kanan adalah "sintesis". Kemampuan ini bisa dilihat dari kemampuan seseorang dalam menyimpan dua gagasan atau lebih dan bahkan berlawanan, secara sekaligus dalam satu pikiran, namun kedua-duanya dapat dikolaborasikan dan difungsikan. Sistesis ini berhubungan dengan kinerja alamiah dari otak kanan yang mencakup kemampuan beroperasi secara menyeluruh (holistik), menyebar (difus), serentak (paralel), dan acak (lateral).

Cara seseorang dalam melakukan sintesis, memiliki 5 jenis: generalist, crosser, tricker, connector, dan detector. Berikut penjelasannya masing-masing beserta contoh tokoh-tokohnya.

  • Generalist
  • Generalist adalah orang yang lihai dan piawai melakukan sejumlah bidang sekaligus. Salah satu contohnya adalah Chaerul Tanjung. Beliau adalah lulusan kedokteran gigi, namun ternyata berhasil meraih kesuksesan di sejumlah bidang entrepreneurship. Beberapa usaha yang dilakoninya adalah mendirikan pabrik sepatu anak-anak dengan merek butterfly, mengambil alih bank Mega Syariah, mengakusisi Bank Tugu menjadi Bank Mega Syariah, mendirikan stasiun televisi Trans TV dan Trans 7, membangun Bandung Supermall (Trans Studio). Contoh yang lain adalah Paris Hilton. Sekalipun dia adalah pewaris kerajaan Hilton Hotels Corporation dan real estate ayahnya, dia juga sukses melakoni sejumlah bidang seperti model, aktris, musik, bintang iklan, penulis buku, dan kesuksesan yang paling dikenal adalah sebagai pembuat onar dan kontroversi. Selain itu kita juga mengenal Jaya Suprana, yang sukses mendirikan Museum Rekor Indonesia (MURI) dan pencetus "kelirumologi". Beliau juga seorang pengusaha, pembicara, presenter, penulis, kartunis, pemain piano, dan pencipta lagu.
  • Crosser
  • Crosser adalah orang yang meninggalkan suatu bidang yang selama ini digeluti, kemudian melakoni bidang yang lain, dan meraih kesuksesan di bidang barunya itu. Kita bisa menyebut tipe crosser sebagai orang yang kreatif. Contohnya adalah Putera Sampoerna, generasi ketiga keluarga Sampoerna dan Presiden Komisaris PT HM Samporna Tbk. Pada Maret 2005, Ia menjual seluruh saham keluarga senilai 18,5 trilyun rupiah kepada Philip Morris, lalu melakoni bisnis agroindustri, infrastruktur, dan telekomunikasi. Contoh yang lain dalah AA Gym, dimana apabila dilihat sekilas, tentunya beliau adalah berlatar belakang santri. Namun ternyata mereka sebelumnya adalah pebisnis sejati.
  • Tricker
  • Tricker adalah tipe orang yang sukses dan gesit dalam memanipulasi ketidakurutan, ketidakteraturan, dan ketidak pastian menjadi modal kesuksesan mereka. Mereka melakukan hal yang diluar kebiasaan atau di luar yang lumrah dilakukan atau dipikirkan oleh orang awam. Salah satu contohnya adalah Mochtar Riady. Awalnya, Mochtar berkoar-koar kepada teman-temannya bahwa dia ingin menjadi bankir. Ketika temannya mengabari bahwa Bank Kemakmuran sedang bermasalah, maka dia langsung menawarkan diri kepada Andi Gappa, pemilik bank tersebut, agar dirinya ditunjuk menjadi Direktur, padahal pengalaman Mochtar dalam dunia perbankan adalah nol besar. Hari-hari pertama menjabat sebagai direktur, dia pusing tujuh keliling karena dia sama sekali tidak memahami sistem kerja perbankan, bahkan dia tidak memahami balance sheet (neraca keuangan). Tidak tahan berada dalam kepura-puraan diapun berterus-terang di hadapan pegawai dan pemilik Bank. Hal ini cukup mengagetkan, namun diapun masih diberi kesempatan. Mochtar meminta untuk memulainya belajar dari bawah, mulai dari kliring, cash, dan checking account. Tak berapa lama diapun melek ilmu perbankan. Seiring dengan proses belajarnya ini, dalam setahun Bank Kemakmuran pun berubah dan berbenah. Pada tahun 1964, setelah Bank Kemakmuran sudah "sehat", Mochtar Riady pindah ke Bank Buana dan melakukan penyelamatan terhadap bank yang tengah terjebak dalam gonjang-ganjing kemelut ekonomi nasional di tahun 1966. Ia juga berperan dalam kesuksesan Panin Bank, BCA, dan Lippo Bank. Dari sini kita bisa melihat bahwa Moctar Riady adalah sosok tricker sejati. Seharusnya proses jenjang karir yang lazim, adalah berilmu dulu, berpengalaman, baru menjadi direktur. Namun dia menjungkar balikkan proses tersebut dengan menjadi direktur terlebih dahulu, terus beilmu, baru berpengalaman.
  • Connector
  • Orang bertipe connector adalah mereka yang jago melihat kesempatan untuk menghubungkan hal-hal yang pada mulanya tidak berhubungan. Leoanardo da Vinci melihat keterkaitan antara suara bel dan batu yang kecemplung ke dalam air lalu lahirlah teori bahwa suara mengalir melalui gelombang-gelombang. Newton melihat buah apel yang jatuh dari pohonnya, lalu muncullah teori gravitasi. Grego Mendel, dengan begitu nekadnya memadukan matematika dengan biologi, sehingga lahirlah ilmu genetika modern. Tentunya bukan hanya ilmuwan saja yang memiliki tipe crosser. Di semua bidang kita bisa melihatnya. Cara-cara pemasaran online dengan berbagai variasi yang unik, teknologi-teknologi yang telah terintegrasi seperti telephone+kamera+radio+bahkan TV dalam satu gadget smart phone, aplikasi-aplikasi komputer, dan masih banyak contoh hasil karya dari connector ini.
  • Detector
  • Tipe detector adalah orang yang jeli mengurai pola-pola kompleks. Mereka mampu melihat apa yang tidak bisa dilihat oleh orang-orang awam. Contoh tipe orang-orang yang bertipe seperti ini bisa digambarkan seperti selayaknya tokoh-tokoh detektif. Bisa detektif Conan atau Sherlock Holmes. Sekalipun mereka tokoh fiktif namun bukan berarti contoh di dunia nyata tidak ada. Kita bisa contohkan sejumlah penulis hebat seperti Thomas Friedman, Jhon Naisbitt, Alvin Toffler. Mereka mampu menggambarkan penguraian masalah melalui metode-metode yang sangat tidak disangka-sangka. Tipe detector adalah futuris-futuris. Mereka tidak hanya mampu memasang mata seperti cacing (worm view) dan melihat banyak hal yang terselubung, tetapi mereka juga mampu memandang seperti burung (bird view) atau disebut juga helicopter view sehingga mereka bisa memandang secara keseluruhan mengenai sesuatu hal. Utuh dan menyeluruh. Melalui cara memandang seperti ini mereka berkemampuan memahami campuran informasi di sekitarnya, kemudian menerawang ke masa depan dan melihat peluang-peluang baru.

Demikianlah sekelumit sharing pengetahuan pada hari ini. Dengan mengenal tipe-tipe orang yang ahli dalam menggunakan otak kanan, kita akan lebih mampu mengenal diri kita dan orang lain dengan lebih baik. Apabila sudah demikian, kita bisa lebih baik lagi dalam menempatkan diri dalam pergaulan sehari-hari sehingga kita bisa bekerja dalam tim dengan lebih baik. Seperti yang diketahui, manusia adalah mahluk yang sosial. Semoga bermanfaat.