Jumat, 03 Januari 2020

SUNNAH MEMBACA SURAT AL KAHFI


Bacaan Al Quran yang disunnahkan dibaca pada malam Jumat dan hari Jumat adalah surat Al Kahfi. Di dalam surat ini berisisi beberapa kisah menarik yang mengandung hikmah yang dalam. Diantaranya yakni kisah pemuda yang tertidur di gua selama 300-an tahun. Ada cerita mengenai pemilik kebun anggur. Cerita mengenai Nabi Musa yang berguru kepada Nabi Khidir. Dan cerita mengenai Nabi Dzulkarnain yang memerangi bangsa Ya'juj dan Ma'juj.

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6471)

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

Minggu, 29 Desember 2019

SAMBAL RUJAK PETIS MADURA

Mumpung dapat pemberian dari teman berupa petis madura, langsung eksekusi untuk pembuatan sambal petis. Dicampur dengan tomat, timun, dan tauge supaya tambah segar. Nyummy. Berikut bahan dan cara pembuatannya.

BAHAN :
1. Petis madura, 1 sendok makan.
2. Cabe rawit, banyaknya sesuai selera pedas masing-masing.
3. Gula merah secukupnya.
4. Garam secukupnya.
5. Tomat 2 buah iris kecil. Direbus dulu sebelum dipotong-potong juga boleh, sesuai selera. Bisa juga ikut diulek di cobek.
6. Timun 1 buah iris kecil. Direbus dulu sebelum dipotong-potong juga boleh, sesuai selera.
7. Tauge 1 genggam. Direbus dulu juga boleh, sesuai selera. 

CARA MEMBUAT :
1. Ulek cabe rawit dan gula merah di cobek.
2. Masukkan petis madura ke ulekan. Beri sedikit air (1 sdm). Ulek terus sampai larut dan terbentuk cairan kental/gel. Tambahkan garam. Cek dan koreksi rasa.
3. Masukkan irisan tomat, irisan timun, dan tauge. Aduk-aduk hingga meresap.
4. Siap disajikan. Cocok dipadukan dengan makanan apa saja. 

SELAMAT MENCOBA
😅😝🙈🙏👨‍🍳

Sabtu, 28 Desember 2019

SHOLAT TEPAT WAKTU BERJAMAAH DI MASJID


Janganlah menunda-nunda waktu shalat. Waktu terbaik melaksanakan shalat adalah di awal waktunya dan dilakukan secara berjamaah  di Masjid (khususnya bagi laki-laki). Amalan yang pertama kali dihisab (diperhitungkan) pada hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik maka insya Allah hasil akhir perhitungan semua amalnya akan baik. 🙏🙏🙏🙏

Jadi, sebagai muslim laki-laki hal ini adalah hampir menjadi suatu keharusan (sunnah muakkad). Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sampai pernah mengancam akan membakar rumah orang yang tidak shalat berjamaah tepat waktu ke masjid. Pernah juga salah seorang sahabat Nabi sampai menyedekahkan kebunnya gara-gara terlambat satu rakaat sholat berjamaah di Masjid. 

Ini menandakan begitu penting dan agungnya ibadah sholat berjamaah tepat waktu di masjid bagi setiap lali-laki muslim. Oleh karena itu, jangan sampai terlewat. Jangan sampai ibadah ini dikorbankan karena kesibukan pekerjaan duniawi. Justru pekerjaan dan kesibukan duniawi itulah yang harus dikorbankan. 

HIJAB SYAR'I ITU BISA LANGSUNG DIPAKAI SHOLAT

Yakinkan hijab yang dikenakan sudah sesuai syar'i agar menjamin amal ibadah (menutup aurat) yang dilakukan diterima dan diridhoi oleh Allah Azza wa Jalla. Hal ini juga bisa membantu para lelaki untuk menjaga pandangan serta mendukung pembentukan karakter, moral dan akhlak bagi generasi muda umat Islam. 

Janganlah ibadah berjilbab hanya sekedar dianggap yang penting menutupi tubuh kecuali muka dan tangan. Padahal jilbab/hijab ini memiliki kriteria-kriteria sehingga suatu jilbab/hijab dapat dikatakan sempurna dan memenuhi persyaratan syar'i. 

Diantaranya jilbab harus panjang dan menjulur ke bawah menutupi dada. Tidak boleh ada punuk unta pada jilbab. Pakaian muslimah haruslah longgar, tidak tipis, dan harus menutupi seluruh tubuh hingga menutupi kaki. 

Secara simpel, suatu jilbab/hijab dikatakan telah memenuhi persyaratan syar'i jika jilbab/hijab tersebut dapat dipakai sholat. Tidak ada celah bagi pandangan laki-laki yang bukan mahrom untuk menikmati keindahan tubuh wanita muslimah. Ini adalah bentuk penjagaan dan kehormatan serta kemuliaan bagi seorang wanita muslimah. 

😅🙏🙏🙏

Rabu, 25 Desember 2019

TELUR DADAR BIASA-BIASA SAJA

Tanggal tua seperti biasa masak menu sederhana. Cukup lauk Telur Dadar Biasa-Biasa Saja. Hehehe.

BAHAN :
1. Telur ayam 2 butir. Kocok lepas.
2. Cabe merah 1 buah. Iris tipis.
3. Cabe rawit 6 buah (sesuai selera). Iris tipia.
4. Bawang daun 1 buah, iris tipis.
5. Bawang merah 3 siung. Digeprek lalu iris cincang.
6. Bawang putih 1 siuang. Digeprek lalu iris cincang.
7. Garam secukupnya.
8. Lada bubuk secukupnya.
9. Minyak beras/minyak bekatul/rice bran oil.

CARA MEMBUAT :
1. Kocok lepas telur dalan satu wadah. Bisa menggunakan mangkok. 
2. Masukkan irisan cabe merah, cabe rawit, dan daun bawang. Kocok dan aduk hingga merata. Diamkan sejenak.
3. Panaskan minyak beras dalam wajan. Masukkan cincangan bawang merah dan bawang putih. Tumis da  diamkan sejenak hingga tercium sedikit aroma harum. Jangan sampai jadi coklat dna layu. Cukup setengah matang saja. Lalu angkat bawang dan campurkan pada adonan telur. Aduk-aduk hingga merata.
4. Beri garam, lada bubuk secukupnya pada adonan. Aduk-aduk hingga merata.
5. Tuang adonan pada wajan berisi minyak beras yang sedang dipanaskan. Diamkan sejenak adonan telur. Periksan hingga bagian bawah sudah kecoklatan. Lalu balik telur.
6. Sajikan dengan nasi hangat. Bisa ditambah saus sambal atau kecap.